HEADLINE: Ajang Olah Raga Banyak Ditunda dan Dibatalkan Akibat Virus Corona, Bagaimana Dampaknya di Indonesia?

Hingga kini, virus corona baru atau Covid-19 dikabarkan telah menyebar ke lebih dari 60 negara di dunia. Berdampak pada banyak hal, termasuk ajang olah raga.

Diterbitkan 06 Maret 2020, 00:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Virus Corona baru atau COVID-19 terus menyebar. Hingga kini, virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China ini, dikabarkan telah hinggap di lebih dari 60 negara di dunia.

Tingkat kematian yang disebabkan juga lumayan tinggi, telah mencapai lebih dari 3.200 orang. Untungnya, lebih banyak orang yang dinyatakan pulih. Sementara tak kurang dari 90 ribu orang di seluruh dunia terinfeksi.

Dunia olahraga pun terkena imbasnya. Telah begitu banyak ajang olahraga dibatalkan atau ditunda kekhawatiran semakin menyebarnya virus corona ini.

Kualifikasi Olimpiade 2020 cabang tinju menjadi "korban" pertama virus yang kemudian dikenal dengan nama COVID-19 ini. Ajang yang seharusnya digelar di Wunan, 22 Januari lalu itu harus ditunda dan dipindah ke Amman, Yordania, 3-11 Maret 2020.

Kemudian berturut-turut, Balap Mobil Formula 1 Shanghai, Kualifikasi FIBA Asia Cup dibatalkan. Tidak hanya di China, ajang-ajang olahraga yang digelar di luar Tiongkok pun ikut kena imbasnya.

Kejuaraan Angkat Besi Asia yang seharusnya digelar di Azerbaijan digeser ke Kazakstan dan ditunda pelaksanaannya. Begitu juga dengan Kejuaraan Tenis Dunia yang sedianya digelar di Korea Selatan, 25 Februari, dibatalkan.

Setelah itu, ajang-ajang olahraga besar dunia seperti tinggal menunggu waktu, untuk ditunda atau dibatalkan.

Paling akhir, ajang besar yang harus dibatalkan karena virus corona adalah seri pembuka MotoGP 2020 yang sedianya digelar di Sirkuit Losail Qatar, 6-8 Maret 2020.

 

Olimpiade 2020 sendiri yang dijadwalkan digelar di Tokyo, Jepang, 24 Juli-9 Agustus 2020, hingga saat ini masih belum jelas apakah tetap akan tetap berlangsung atau ditunda. Presiden Komite Olimpiade Internasional, Thomas Bach, memang menyebut hingga saat ini belum ada rencana menundanya.

Namun tak ada yang tahu apa yang yang akan terjadi dalam waktu dekat. Bukan tak mungkin, Olimpiade 2020 akan mengalami nasib serupa seperti ajang-ajang di atas.

Sebab, seperti diketahui, Jepang menjadi salah satu negara di Asia yang terdampak penyebaran virus Corona baru. Sejauh ini setidaknya sudah 300 kasus ditemukan di Negeri Samurai itu. Enam orang dinyatakan meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di Indonesia sendiri, sejauh ini, baru dua kegiatan olahraga yang ditunda. Yang pertama adalah duel Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di Shopee Liga 1 2020 yang sedianya digelar Sabtu (7/3). Satu lagi adalah jadwal pertandingan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2020. Dua laga kandang Indonesia, lawan Thailand dan Uni Emirat Arab yang sedianya digelar Maret ini, diundur hingga Oktober mendatang. PT Liga Indonesia Baru, menunda laga Persija vs Persebaya lantaran mengacu kepada keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang membatalkan berbagai izin keramaian menyusul masuknya Indonesia sebagai salah satu negara yang ditemukan kasus positif virus corona. Sejauh ini, sudah dua warga negara Indonesia positif Covid-19. Seperti diketahui, sedianya laga Persija vs Persebaya akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Di luar itu, olahraga di Indonesia masih berdenyut. Ajang Shopee Liga 1 2020, selain laga Persija vs Persebaya masih terus berlangsung. PT. LIB menyebut sejauh ini belum ada wacana untuk menghentikan kompetisi. Mereka selaku operator kompetisi, bahkan belum berencana untuk menggelarnya tanpa penonton seperti yang dilakukan Italia. Negeri Pizza itu memang memberlakukan ajang olahraga tanpa penonton mulai 4 Maret hingga 3 April mendatang.  

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Elin Yunita KristantiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan