Kekuatan Lini Per Lini Timnas Indonesia U-22 yang Bikin Laos Babak Belur

Timnas Indonesia U-22 mengalahkan Laos dengan skor telak 4-0 dalam laga pamungkas Grup B sepak bola SEA Games 2019.

Diterbitkan 06 Desember 2019, 10:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lini Pertahanan

Setelah sempat diistirahatkan dalam laga kontra Brunei Darussalam, Nadeo Argawinata kembali mendapatkan kepercayaan untuk menjaga gawang Timnas Indonesia U-22 dalam pertandingan kontra Laos. Nadeo pun kembali memastikan cleansheet dalam pertandingan ini.

Sementara itu, Asnawi Mangkualam yang selalu menjadi andalan di sisi sayap kanan pertahanan tetap memperlihatkan permainan yang lugas, baik saat mengawal pemain Laos maupun ketika membantu pertahanan. Tak jarang, Asnawi juga mendapatkan bantuan dari dua pemain di pusat pertahanan tim, Andy Setyo dan Nurhidayat Haji Haris yang mampu tampil sangat baik.

Bagas Adi Nugroho yang berada di sisi kiri pertahanan juga mampu memperlihatkan performa yang lebih baik. Bahkan Bagas Adi mampu mengikuti jejak dua rekannya, Asnawi dan Andy Setyo, untuk menyumbangkan gol bagi Tim Garuda Muda.

Bagas Adi Nugroho menjadi eksekutor penalti Timnas Indonesia U-22 yang didapatkan pada menit ke-74. Meski tembakannya sempat dihalau kiper Laos, bek Bhayangkara FC itu memastikan peluang yang dimilikinya tak terbuang dengan menyabet bola rebound menjadi gol.

Lini Tengah

Dalam pertandingan ini, Indra Sjafri memastikan tiga pemain andalannya di lini tengah kembali turun sejak awal, yaitu Evan Dimas Darmono, Zulfiandi, dan Syahrian Abimanyu. Namun, nama terakhir ditarik keluar cukup cepat, yaitu saat babak pertama masih menyisakan sekitar dua menit permainan.

Syahrian Abimanyu ditarik keluar cukup cepat dan digantikan oleh Sani Rizki Fauzi yang juga tampil sangat apik. Sementara itu, Zulfiandi juga ditarik keluar oleh Indra Sjafri pada menit ke-74 dan digantikan oleh Rachmat Irianto.

Dalam pertandingan ini, Indra Sjafri memberikan kesempatan lebih besar kepada Evan Dimas untuk tampil penuh, dan memutuskan untuk mengistirahatkan Zulfiandi yang dalam laga-laga sebelumnya lebih sering bermain penuh ketimbang Evan.

Kehadiran tiga pemain tengah andalan ini, yang disegarkan pada penghujung babak pertama dan di babak kedua, mampu menjadi penyeimbang permainan Timnas Indonesia U-22 dengan sangat baik. Aliran-aliran bola, terutama di babak kedua membuat Tim Garuda Muda memiliki begitu banyak peluang untuk menjebol gawang Laos, yang berbuah manis dengan tiga di antaranya menjadi gol.

Lini Serang

Trio lini depan Timnas Indonesia U-22 kembali memperlihatkan ketajaman yang luar biasa dalam pertandingan ini. Osvaldo Haay lagi-lagi mendapatkan kepercayaan dari Indra Sjafri untuk menjadi ujung tombak yang dibantu oleh Saddil Ramdani dan Egy Maulana Vikri di sisi sayap.

Hasilnya cukup manis bagi Indonesia. Saddil hanya butuh waktu lima menit sejak pertandingan dimulai untuk mencetak gol pembuka kemenangan Tim Garuda Muda.

Setelah itu, Osvaldo Haay mampu kembali memperlihatkan ketajamannya dengan dua gol pada babak kedua. Pemain Persebaya Surabaya itu mencetak gol pada menit ke-47 dan 90'+4. Dua gol ini membawa Osvaldo Haay makin berkibar di puncak daftar pencetak gol dengan torehan tujuh gol.

Sementara Egy Maulana Vikri, meski harus diganti oleh Witan Sulaeman untuk menyegarkan tim, juga memperlihatkan kontribusi yang sangat apik bagi Tim Garuda Muda.

Kabar Langsung Bola.com dari Filipina

Pembaca Bola.com bisa menikmati sajian liputan eksklusif SEA Games 2019 Filipina dengan mengklik tautan ini.

 
 
 
View this post on Instagram

Jurnalis Bola.com, Zulfirdaus Harahap dan fotografer Bola.com, M. Iqbal Ichsan akan meliput Pesta Olahraga Asia Tenggara langsung dan eksklusif dari Filipina. Saksikan laporan-laporan langsung mereka dari Filipina tanggal 22 November sampai 11 Desember hanya di website Bola.com #BolacomID #SEAGames #SEAGames2019

A post shared by Bola.com (@bolacomid) on

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo Pradigdo, Jonathan Pandapotan Purba, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan