Sukses

Tangis Lisa Setiawati Pecah usai Gagal Rebut Emas SEA Games 2019

Jakarta - Lisa Setiawati tidak bisa menahan air mata usai merebut medali perak SEA Games 2019. Tangis Lisa pecah karena gagal mempersembahkan medali emas.

Atlet berusia 30 tahun itu turun pada nomor 45 kg putri di Rizal Memorial Sports Complex, Minggu (1/12/2019). Lisa mengumpulkan jumlah angkatan 169 kg dengan rincian 96 kg snatch dan 169 kg clean and jerk.

Lisa terpaut 3 kg dari wakil Vietnam, Thi Huyen Vuong yang meraih medali emas. Thi Hueng mengumpulkan total angkatan 172 kg dengan rincian 77 kg snatch dan 95 kg clean and jerk. Sementara itu, posisi ketiga dihuni wakil tuan rumah, Mary Flor Diaz dengan jumlah angkatan 159 kg, 70 snatch dan 89 clean and jerk.

Mata Lisa yang hendak menerima medali perak SEA Games 2019 sudah berkaca-kaca di atas panggung. Lisa akhirnya tak kuasa menahan tangis ketika turun dari panggung.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali sampai harus menenangkan Lisa agar berhenti menangis. Namun, Lisa tetap tersedu-sedu meratapi kegagalannya meraih medali emas.

"Terima kasih banyak doa dan dukungannya. Mohon maaf, saya belum bisa memberikan medali emas untuk Indonesia. Ini adalah pertama kali saya ikut ajang ini dan SEA Games 2019 yang terakhir. Target saya adalah medali emas, namun belum tercapai. Saya sudah berusaha. Mohon maaf untuk bangsa Indonesia," kata Lisa sembari tersedu-sedu.

2 dari 2 halaman

Indonesia Bangga

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali menyebut prestasi yang dipersembahkan Lisa sudah luar biasa. Zainudin menilai, pencapaian medali perak di SEA Games 2019 tidaklah mudah.

"Dia luar biasa, dia kebanggaan kita. Indonesia bangga. Akan tetapi, yang namanya olahraga ada menang dan ada kalah. Saya kira dia tidak memalukan karena medali perak itu tidak gampang. Saya kira dia sudah membuat kita bangga," kata Zainudin Amali.

"Kami apresiasi terhadap usaha dan kerja keras dia selama ini. Mudah-mudahan dia menjadi penyemangat buat teman-temannya," ujar Zainudin. 

 

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Zulfirdaus Harahap/Editor: Wiwig Prayugi, published 1/12/2019)

Loading
Artikel Selanjutnya
Tak Lapor Bawa Rp 16 Miliar untuk Judi, WNI di Singapura Didenda Rp 165 Juta
Artikel Selanjutnya
Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Kualitas Murid Paling Rendah di Dunia