Lee Yong-dae Memuji Pebulu Tangkis Indonesia Setinggi Langit

Lee Yong-dae melotarkan enam pujian setinggi langit kepada pebulu tangkis Indonesia. Atlet asal Korea Selatan itu sangat mengagumi pebulu tangkis Indonesia

Diterbitkan 24 November 2019, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lee juga dipecundangi Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di Asian Games Incheon pada 2014.

3. Indonesia Jago di Permainan Ganda

Saat Hansol bertanya tentang apa yang membuat Lee Yong-dae selalu kalah dengan atlet Indonesia, Lee kembali melontarkan pujiannya.

"Intinya, Indonesia itu jago di permainan ganda. Titik," kata Lee.

Pernyataan Lee itu bukan isapan jempol semata. Berdasar BWF World Ranking, Indonesia memang mendominasi dua besar peringkat ganda putra dunia. 

Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaua Sukamuljo menjadi ganda putra beperingkat satu dunia. Kemudian Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di peringkat kedua.

4. Pergelangan Tangan Atlet Indonesia Itu Beda

Lee juga mengaku kagum dengan ciri khas para atlet bulu tangkis Indonesia. Menurut Lee, setiap negara memiliki ciri khas masing-masing.

Misalnya, Korea yang tidak terlalu bagus dalam permainan net. Kemudian ada China dan Jepang yang lebih mengutamakan teknik dasar dalam permaianan.

Namun, atlet Indonesia memiliki teknik yang unik. Lee menilai pukulan atlet asal Indonesia itu sulit ditebak. Lee Yong-dae merasa pergelangan tangan atlet Indonesia lebih lentur dari atlet-atlet negara lain.

"Pukulan mereka itu sulit ditebak. Saya rasa karena pergelangan tangan mereka lentur sekali," ujarnya.

5. Jago dalam Teknik Apapun

Lee Yong-dae mengklaim atlet Indonesia sangat diuntungkan dengan pergelangan tangan yang lentur itu. Pergelangan yang lentur bisa membuat atlet Tanah Air jago dalam teknik apapun.

Permainan net atlet Indonesia, menurut Yong-dae, begitu detail dan lembut. Power atlet Indonesia pun sangat bagus.

Pebulu tangkis Indonesia juga memiliki drive yang sangat hebat. "Mereka sangat diuntungkan dengan pergelangan lentur. Atlet Indonesia melakukan semua teknik bulu tangkis dengan baik. Jadi tak heran jika Indonesia hampir selalu berjaya di pertandingan besar," tambah Lee.

 6. Atlet Indonesia Punya Ketenangan di Atas Rata-Rata

Lee Yong-dae juga mengakui bahwa gaya permaianan atlet Indonesia itu tenang. Mereka mampu meraih skor karena bisa menyembunyikan rasa panik dengan baik.

"Banyak atlet negara lain suka panas, namun pemain seperti itu justru mudah diserang. Tapi entah mengapa, pemain indonesia itu kalem, bahkan sampai pertandingan selesai. Mereka tidak memberi saya kesempatan untuk mengacaukan permainan mereka," kata Lee Yong-dae.

Sumber: YouTube

Disadur dari Bola.com (Penulis Hesti Puji Lestari / Wiwig Prayugi, Published 24/11/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Hesti Puji Lestari, Bogi Triyadi, Wiwig PrayugiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan