3 Motor Permainan Timnas Indonesia U-19 Saat Tahan Korea Utara

Bola.com memilih tiga pemain yang punya peran menonjol saat laga menjamu Korea Utara, Minggu malam (10/11/2019).

Diterbitkan 11 November 2019, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dia mulanya dipasang sebagai penyerang sayap dengan kemampuannya menyisir sisi kanan dan melakukan penetrasi. Hal itu dilakukannya saat melawan Korea Utara dengan kerap bekerja bersama Mochamad Supriadi.

Bagus juga menjadi aktor penyelamat Timnas Indonesia U-19 di laga ini. Satu golnya lewat titik putih membuat Tim Garuda Muda mendapat tambahan satu poin dan memastikan diri sebagai juara Grup K.

Mochammad Supriadi

Aksi penyerang sayap milik Persebaya ini di sisi sayap kiri mampu merepotkan pertahanan Korea Utara. Dia bersama Bagus, yang kemudian menjadi striker, beberapa kali, berhasil merangsek pertahanan kotak penalti lawan.

Supriadi juga pemain yang bermain ngeyel dan membuat rekan-rekan satu timnya berani menekan lawan. Fajar Fathur, yang juga sempat bermain di sisi sayap lainnya, membantu kinerja pemain bernomor punggung 11 ini.

Secara permainan, upaya pemain asli Surabaya itu untuk membuat Timnas Indonesia U-19 bermain agresif dibuktikan di lapangan. Pemain Korea Utara sampai harus melanggarnya saat berusaha masuk ke jantung pertahanan.

David Maulana

Pemain yang menjabat kapten tim ini merupakan gelandang cerdik yang memiliki kemampuan mengirim umpan terukur. David Maulana kerap memanjakan pemain depan Timnas Indonesia U-19 lewat umpan pendek maupun panjang.

Tugasnya sebenarnya sederhana. Dia mengirim umpan ke pemain sayap yang kemudian merangsek ke pertahanan lawan. Lebih dari itu, David juga mengatur tempo serangan. Dia juga memimpin lini tengah saat lawan berhasil menguasai bola.

Tanpa David, Timnas Indonesia U-19 masih memungkinkan mengandalkan gelandang Brylian Aldama. Tetapi, perannya di lini tengah hanya menjaga keseimbangan bola, meski kerap bergantian dengan David saat mengatur serangan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Aditya Wany, Jonathan Pandapotan Purba, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan