Sukses

Detik-Detik Atap Stadion Arcamanik Bandung Ambruk

Liputan6.com, Bandung - Atap Stadion Arcamanik di kompleks Sentra Pembinaan Olahraga Terpadu (Sport) Jawa Barat, Kota Bandung, ambruk setelah diterjang angin kencang dan hujan lebat, Sabtu (9/11/2019) sore.

Menurut keterangan yang dihimpun, sebelum kejadian ambruknya atap Stadion Arcamanik, hujan deras melanda kawasan tersebut sejak pukul 14.15 WIB. Selang beberapa waktu kemudian, kata dia, angin kencang melintas kawasan stadion sepak bola.

"Sekitar pukul 14.54 dalam sekejap terlihat angin seperti puting beliung. Anginnya membuat atap langsung ambruk," kata salah seorang petugas keamanan Sport Jabar, Yudi (37) ditemui di lokasi ambruknya atap.

Pantauan di lokasi, atap tersebut ambruk menimpa halaman Stadion Arcamanik. Beberapa penyangga atap juga runtuh. Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut.

Yudi menyebutkan kejadian angin kencang tersebut berlangsung dalam waktu singkat. "Satu menit itu terlihat hancur semua," ujarnya.

Yudi menyebutkan, dalam kejadian tersebut sedang ada aktivitas marching band. Namun mereka selamat karena langsung mengevakuasi diri.

"Tadi ada kegiatan marching band dan langsung diberhentikan dulu karena ditakutkan ada korban," ujarnya.

Atap ambruk juga menimpa bangunan sarana olahraga voli pasir. Atap tersebut juga tepat jatuh di depan pintu masuk lapangan voli. "Korban sejauh ini tidak ada," kata Yudi.

2 dari 3 halaman

Dugaan Sementara Penyebab Ambruk

Sementara itu, Kapolsek Arcamanik Komisaris Polisi Anang S menyebutkan, hujan dan angin kencang diduga membuat atap stadion ambruk.

"Kejadiannya akibat dari terjadinya hujan cukup lebat disertai angin kencang atau angin puting beliung. Dampak dari adanya hujan lebat dan angin kencang mengakibatkan atap stadion lapangan sepak bola Dispora Jabar roboh. Kurang lebih 500 meter.," kata Anang.

Usai kejadian tersebut, Anang menyatakan tidak ada korban luka maupun jiwa. "Untuk kerugian materi belum kita taksir," ujarnya.

Saat ini pihak kepolisian melakukan pengamanan di sekitar stadion. Hal itu dilakukan agar pihaknya fokus mensterilkan lokasi. Pantauan Liputan6.com, atap yang ambruk belum dievakuasi petugas terkait.

"Untuk evakuasi itu sudah wewenang daripada Dispora. Kita hanya sifatnya pengamanan dampak dari kejadian," kata Anang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Idap Tumor Ganas di Perut, Resya Bocah di Tasikmalaya Butuh Uluran Tangan
Artikel Selanjutnya
Akhir Cerita Ayah dan Anak Penerbit Faktur Pajak Palsu Rp92 Miliar