8 Pemain Bola Top Ini Pernah Menangis di Lapangan

Berikut delapan pemain bola top yang pernah menangis di lapangan.

Diterbitkan 06 November 2019, 19:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Mario Balotelli

Di balik mukanya yang sangar, Mario Balotelli ternyata pernah meneteskan air mata. Pemain dikenal bengal itu terlihat berurai air mata saat Italia dikandaskan Spanyol dengan skor 0-4 di final Piala Eropa 2012.

Dalam ajang tersebut Balotelli sukses menyumbang tiga gol untuk Timnas Italia. Sayang, ia gagal membawa Gli Azzuri juara.

4. David Beckham

David Beckham tidak kuat untuk menahan tangis saat meninggalkan lapangan dalam laga menghadapi Brest di Ligue 1. Beckham memutuskan gantung sepatu setelah malang melintang bergulat dengan si kulit bundar sepanjang 20 tahun.

Pada pertandingan PSG melawan Brest, Beckham yang bertindak sebagai kapten digantikan pada 81 menit. Rekan satu timnya berbaris di pinggir lapangan menyambutnya dengan tepuk tangan.

Beckham yang nampak emosional lalu merangkul Carlo Ancelotti di hadapan sambutan tepuk meriah para fans yang berdiri di Stadion Parc des Princes.

5. David Luiz

Pada Piala Dunia 2014, Brasil secara mengejutkan kalah 1-7 dari Jerman di babak semifinal. Kekalahan tersebut tentunya sangat diingat para pemain Selecao, apalagi ajang tersebut terjadi di rumahnya sendiri.

Saat peluit babak kedua dibunyikan, pemain belakang Brasil, David Luiz langsung menangis. Alhasil, Luiz harus ditenangkan Thiago Silva yang kala itu tak bermain karena akumulasi kartu.

6. Loris Karius

Loris Karius menjadi satu di antara pemain yang paling disorot saat final Liga Champions 2018. Kala itu, tim yang dibela Karius, Liverpool harus berhadapan dengan juara bertahan Real Madrid.

Namun, dalam pertandingan puncak tersebut Loris Karius justru melakukan dua kali blunder yang membuat gawangnya dibobol Karim Benzema dan Gareth Bale.

Setelah pertandingan, Karius pun meminta maaf kepada penonton sambil meneteskan air mata.

mdash; Obrolan Liverpool FC (@Obrolan_LFC) May 26, 2018

7. Mohamed Salah

Selain Loris Karius, Mohamed Salah juga terlihat menangis pada final Liga Champions 2018. Pada pertandingan melawan Real Madrid itu, Salah harus mengakhiri pertandingan lebih dulu karena cedera.

Kala itu, Salah mengalami cedera saat berbenturan dengan Sergio Ramos. Cedera tersebut pun membuat Salah khawatir karena beberapa bulan setelah final tersebut ia akan menjadi bagian Timnas Mesir di Piala Dunia 2018, Rusia.

— Bola (@Bolanet) May 27, 2018

8. Lionel Messi

Lionel Messi bisa dibilang menjadi satu di antara pemain terbaik dunia. Dia sukses merengkuh banyak trofi, baik individu maupun bersama tim.

Namun, hingga kini pemain berjuluk La Pulga itu belum pernah mengantarkan Timnas Argentina juara. Padahal, Messi sudah beberapa kali mengantarkan tim Tango ke babak final.

Namun, Argentina gagal menaklukkan lawan-lawannya di partai final. Satu di antara partai laga puncak yang membuat Lionel Messi menangis ialah saat final Copa Amerika 2016.

Pada saat adu penalti, Argentina sejatinya berada di atas angin setelah penendang pertama Chile, Arturo Vidal gagal, Namun Lionel Messi gagal memanfaatkan kesempatan itu karena sepakannya melambung ke atas mistar gawang.

Argentina takluk dari Chile dengan skor 2-4. Saat penyerahan piala, Messi pun terlihat menangis karena gagal mengantarkan Argentina Juara.

mdash; SEJATI Printing (@sablonplastikid) June 27, 2016

9. Cristiano Ronaldo

Bukan hanya Lionel Messi, pemain yang kerap menjadi rivalnya, yakni Cristiano Ronaldo juga pernah meneteskan air mata saat berada di lapangan. Pada Piala Eropa 2004, Cristiano Ronaldo menangis karena dikalahkan Yunani di partai final.

Ronaldo yang kala itu baru berusia 19 tahun tentunya sangat berambisi merengkuh gelar tersebut. Cristiano Ronaldo terlihat kecewa karena gagal mengalahkan tim yang awalnya tidak diunggulkan di Piala Eropa 2004.

— SuporterFC (@SuporterFC) July 4, 2015

Disadur dari Bola.com (Penulis Faozan Tri Nugroho, Published 6/11/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Faozan Tri Nugroho, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan