Sukses

Mauro Icardi Ungkap Misi Khusus di Paris Saint Germain

Paris- Penyerang klub elite Prancis, Paris Saint Germain (PSG), Mauro Icardi, mengungkapan satu di antara tujuannya meninggalkan Inter Milan. Dia mengaku amat berhasrat memenangkan gelar bersama Les Parisiens.

Saat bermain untuk La Beneamata, pemain asal Argentina itu belum merasakan gelar juara. Mauro Icardi juga ingin bermain di Liga Champions. Hal tersebut membuat Icardi bertekad untuk mewujudkannya di PSG.

"Saya datang ke sini untuk bermain. Saya berada di tahun ketujuh di Inter Milan dan impian saya adalah bermain di Liga Champions bersama Inter, yang saya lakukan musim lalu. Akan tetapi kami tidak pernah memenangkan apa pun," kata Mauro Icardi kepada Canal +, seperti dilansir dari Sportskeeda, Senin (23/9/2019).

"Saya pikir sudah tiba saatnya bagi saya untuk pergi ke klub yang bisa menjadi juara, klub yang bisa menantang dan memenangkan gelar. Sudah waktunya bagi saya untuk mulai meraih gelar."

"Yang pasti PSG adalah tim yang penuh dengan gelar juara dan itulah yang saya inginkan," ujar suami Wanda Nara itu.

Mauro Icardi belum pernah merengkuh satu trofi di level klub maupun bersama Timnas Argentina. Alhasil dia berharap kedatangannya ke Parc des Princes awal musim ini bisa meraih banyak gelar.

Mauro Icardi sudah diberi kesempatan bermain sebanyak 88 menit. Namun, dia belum bisa mencetak gol dalam dua laga yang telah dijalani. Icardi sudah bermain saat PSG menang atas Strasbourg 1-0 selama 28 menit, dan selebihnya ketika Les Parisiens mengandaskan Real Madrid di Liga Champions dengan skor 3-0, Kamis (19/9/2019).

 

2 dari 2 halaman

Bermasalah di Inter Milan

 

Paris Saint Germain mendatangkan Mauro Icardi dari Inter Milan dengan status pinjaman dengan opsi pembelian senilai 70 juta euro. Selama kurang lebih enam musim di Giuseppe Meazza, Mauro Icardi telah mencetak 111 gol dan membuat dirinya menjadi pemain kedelapan dengan gol terbanyak di Inter Milan.

Sayang, hubungan tidak harmonis antara Icardi dengan La Beneamata membuat dirinya pergi ke Prancis. Pada musim lalu, Icardi kerap bermasalah di Inter Milan.

Pemain berusia 26 tahun itu banyak kehilangan menit bermain lantaran sering bermasalah. Mauro Icardi juga Icardi harus kehilangan ban kapten I Nerazzuri.

Sumber: Sportskeeda

 Disadur dari: Bola.com (Faozan Tri Nugroho/Yus Mei Sawitri, Published 23-09-2019)

Loading
Artikel Selanjutnya
Klasemen Liga Italia: Inter Milan Tetap di Puncak Usai Gagal Dikudeta Juventus
Artikel Selanjutnya
Klasemen Liga Italia: Inter Milan Jaga Jarak dengan Juventus