Formasi: Ke Mana Sentuhan Magis Zidane?

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane tidak juga menunjukkan tanda-tanda kebangkitan Real Madrid.

Diterbitkan 20 September 2019, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Madrid- Harapan para pendukung Real Madrid sempat melambung saat Zinedine Zidane kembali. Pelatih yang sukses menghadirkan 3 gelar Liga Champions saat pertama kali menukangi Los Blancos beberapa tahun lalu, disambut seperti juru selamat di Santiago Bernabeu.

Seperti diketahui, Zidane dipanggil saat manajemen mulai frutrasi melihat permainan Real Madrid musim lalu. Keputusan 'membajak' pelatih timnas Spanyol, Julen Lopetegui, ternyata bukan pilihan tepat. Kehadiran pria asal Spanyol itu tidak membuat Los Blncos lebih baik. 

Setelah kalah 1-5 dari Barcelona, 28 Oktober lalu, manajemen mendepaknya. Posisinya kemudian digantikan Santiago Solari. Namun pelatih Castilla yang digadang-gadang bakal mengikuti jejak Zidane itu juga tidak bertahan lama dan diberhentikan 11 Maret lalu. 

Zidane menjadi pilihan manajemen. Presiden klub, Florentino Perez langsung turun tangan untuk memintanya kembali. Keputusan ini wajar mengingat pencapaian yang diraih mantan pemain timnas Prancis tersebut saat pertama kali menukang Real Madrid (2016-18). 

Dalam tiga tahun, Zidane mampu meraih 3 gelar Liga Champions dan satu La Liga. Hasil ini terbilang mengejutkan mengingat sebelumnya Zidane hanyalah pelatih di level Castilla. Manajemen berharap memori manis ini bisa terulang saat Zidane kembali lagi ke Bernabeu. 

Zidane enggan muluk-muluk. Dia tidak menjanjikan apapun di sisa musim lalu, selain menyelesaikan laga yang tersisa dengan sebaik-baiknya. Pekerjaan rumah baru dimulai dari awal musim setelah dia kembali menata skuat Los Blancos selama bursa transfer. 

 

Meragukan Sejak Pramusim

Kehadiran Zidane teranyata tidak otomatis mengembalikan memori indah yang pernah dirasakan sebelumnya. Tanda-tanda Kebangkitan tidak terlihat di ajang pramusim.

Di International Champions Cup (ICC), justru tampil mengecewakan. Los Blancos sempat dipermalukan Bayern Munchen 1-3 dan dihajar 3-7 oleh Atletico Madrid.

Manajamen lalu menopang Zidane dengan 303 juta euro di pada musim panas lalu. Namun angka ini ternyata tidak cukup untuk membangun skuat ideal yang didambakan oleh Zizou.

Keretakan dengan manajemen bahkan muncul saat Real Madrid gagal mendatangkan gelandang Manchester United (MU) Paul Pogba. Manajamen enggan melepas aset-asetnya demi pemain Prancis itu. Zidane juga menolak opsi manajemen yang berusaha menawar pemain Tottenham Hotspur for Christian Eriksen dan Ajax for Donny van de Beek.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Hasilnya, hingga bursa transfer ditutup Real Madrid tidak punya pengganti untuk Dani Ceballos dan Marcos Llorente. Saat ini, lini tengah Los Blancos diisi enam pemain termasuk Isco dan James Rodriguez, yang seluruhnya adalah gelandang serang. Dari enam amunisi baru yang didatangkan ke Bernabeu, hanya Eden Hazard yang masuk starting line up. Sementara sisanya hanyalah pemanas bangku cadangan saja. Situasi yang dihadapi Zidane bertambah pelik setelah badai cedera yang sempat menimpa Los Blancos di awal musim. Belum lagi jadwal super padat yang menantinya bulan ini.

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan