4 Jejak Kegagalan Philippe Coutinho di Barcelona

Barcelona akhirnya resmi meminjamkan Philippe Coutinho ke Bayern Munchen.

Diterbitkan 19 Agustus 2019, 21:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Barca mendatangkan pesepak bola kelas dunia dengan talenta luar biasa yang telah menjadi bintang di tim Jurgen Klopp. Pelatih Jerman iru pernah mencegah kepergian Coutinho, tapi tanpa hasil.

Meminta loyalitas Coutinho adalah satu hal yang sulit. Melihat riwayatnya, mungkin dia hanya setia pada kostum timnas Brasil.

Awal Menjanjikan

Coutinho mendarat di Camp Nou pada Januari 2018. Dia tidak bisa bermain maksimal pada paruh kedua musim itu, tidak bisa bermain di Liga Champions. Namun, kondisi itu dianggap menguntungkan Coutinho yang masih beradaptasi.

Pada laga pertamanya, Coutinho menimbulkan kesan bahwa dia memang terlahir untuk barcelona. Dia tampak nyaman dengan ekosistem baru, mencari ruang di lapangan.

Dia mulai mencetak gol dan menciptakan assists, untuk menjadi pemain penting. Kala itu, Coutinho mencetak delapan gol di La Liga dan dua gol di Copa del Rey.

Namun, tiba-tiba segalanya berubah. Coutinho masih belum mampu mencapai level sebaik yang dia tunjukan di Liverpool. Mungkin, sejak hari pertama sebagai pemain Barcelona, Coutinho merasa bahwa ada sesuatu yang salah.

 

Perubahan Rencana

Barcelona merayu Coutinho dengan segala jarah. Sebelum transfer tersebut, pihak Barca berjanji bahwa Coutinho bakal bermain di posisi Andres iniesta. Coutinho diproyeksikan sebagai penerus Iniesta.

Namun, Valverde punya rencana berbeda. Dia lebih sering memainkan Coutinho di sisi sayap. Valverde beberapa kali menurunkan Coutinho di pos sayap kanan.

Bahkan kepergian Andres Iniesta tidak mengubah situasi ini. Coutinho tidak bisa kembali bermain di posisi terbaiknya. Dia merasa tersesat, hilang arah, dan kehilangan rasa percaya diri.

 

Karakter Lemah

Bagaimanapun, masalah Coutinho tidak semuanya berhubungan dengan tugas di lapangan. Ketika segalanya berjalan keliru, beban pemain termahal dalam sejarah klub membuat Coutinho semakin kesulitan.

Coutinho tentu tidak senang dengan perubahan posisi. Dia sudah mencoba berbicara empat mata dengan Ernesto Valverde. Sayangnya, Coutinho tidak berani memaksa pelatih untuk memberikan posisi yang dia inginkan.

Lionel Messi dan Luis Suarez masih terus mendukung Coutinho, tapi tidak semua pemain Barca melakukannya. Beberapa pemain meminta Coutinho bekerja lebih keras di pusat kebugaran.

Namun, Coutinho tidak bisa merespons dukungan-dukungan tersebut. Ketika kariernya berjalan buruk, dia tidak punya karakter untuk menarik dirinya sendiri dari lubang masalah.

Sumber: Sport/Bola.net

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Philippe Coutinho Correia adalah pesepak bola profesional yang saat ini memperkuat Aston Villa dan Tim Nasional Brasil
    Philippe Coutinho Correia adalah pesepak bola profesional yang saat ini memperkuat Aston Villa dan Tim Nasional Brasil
    Philippe Coutinho
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • Bayern Munchen
  • Bola.net