Ajax, Pembunuh Raksasa yang Terus Memburu Mangsa di Liga Champions

Ajax Amsterdam sukses menembus semifinal Liga Champions dan akan berhadapan dengan Tottenham untuk menentukan tiket ke final.

Diterbitkan 18 April 2019, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sejak era Milenial, Ajax lebih dikenal sebagai klub yang gemar menjual bintang-bintang muda mereka. Tujuannya apalagi, jika bukan untuk mencari keuntungan finansial.

Tapi, musim ini berbeda. Berbekal kombinasi skuat muda, plus bantuan pemain-pemain veteran seperti Daley Blind, Jan Klaas Huntelaar, serta Dusan Tadic, mereka mampu mengguncang Eropa.

Ten Hag, sang pelatih membuka rahasia sukses Ajax. "Kami kembali ke filosofi dasar Ajax, yaitu bermain melebihi limit. Kami berhasil melakukannya lagi," ujarnya.

Dengan filosofi itu, Ten Hag mengaku tak takut menghadapi tim sehebat apapun. Justru, kata Ten Hag, tim lawan yang gentar kepada mereka.“Juventus terlihat takut kepada kami, begitu juga dengan Real Madrid. Gaya bermain kami telah membuat mereka gentar," ujarnya.

Bidik Tottenham

Kini, taring-taring tajam Ajax nyalang membidik Tottenham sebagai mangsa mereka selanjutnya. Peluang Matthijs De Ligt dan kawan-kawan tentu saja besar untuk bisa terus melenggang ke partai puncak dan tampil di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, 1 Juni mendatang.

Setidaknya dibanding dua semifinalis lainnya, Liverpool dan Barcelona, Tottenham boleh dibilang merupakan lawan yang paling ringan. Setidaknya, tim yang kini diasuh Mauricio Pochettino itu tak memiliki tradisi kuat di Liga Champions, layaknya Liverpool dan Barcelona.

Secara materi pemain, Tottenham juga tidak sedahsyat Liverpool dan Barcelona. Ten Hag pun optimistis akan prospek pasukannya.

“Kami memiliki pemain yang bertalenta dan dapat mengimplementasikan gaya bermain Belanda dengan sangat baik. Cuma Ajax yang tahu bagaimana cara bermain menekan ketika bertahan dan menyerang," ujarnya.

Treble Winners

Hal lain yang bisa membuat Ajax semakin dibicarakan orang adalah peluang mereka untuk meraih treble winners, alias tiga gelar sekaligus.

Sebab, selain Liga Champions, Ajax juga sudah memastikan tiket ke final KNVB Cup, musim ini. Tanggal 5 Mei mendatang, mereka akan berhadapan Willem II untuk menentukan sang juara.

Sementara di Liga Belanda, saat ini Ajax masih bersaing ketat dengan PSV Eindhoven di puncak klasemen. Kedua tim sama-sama memiliki 74. Namun, Aja memiliki selisih gol lebih baik. Liga Belanda sendiri tinggal menyisakan empat laga lagi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan