Data dan Fakta Real Madrid vs Ajax Amsterdam

Pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Real Madrid menang 2-1 atas Ajax Amsterdam.

Diterbitkan 05 Maret 2019, 10:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

- Madrid selalu menang dalam lima laga kandang terakhirnya melawan klub-klub Belanda, sejak kalah 0-2 melawan Ajax di fase grup Liga Champions 1995. Rekor kandang Madrid melawan klub-klub Belanda adalah 10 kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah.

- Madrid menang 27 kali dan hanya kalah enam kali dalam 40 laga terakhirnya di kompetisi Eropa, kandang dan tandang.

- Madrid menang 36 kali dan hanya kalah tiga kali dalam 45 laga kandang terakhirnya di Liga Champions.

- Madrid baru pernah sekali tersingkir dalam 34 partai knockout kompetisi UEFA di mana mereka menang tandang pada leg pertama, yakni ketika melawan Odense di putaran ketiga UEFA Cup 1994/95 (3-2 tandang, 0-2 kandang).

- Madrid selalu kalah dalam tiga laga kandang terakhirnya di semua kompetisi: 1-2 vs Girona (La Liga), 0-3 vs Barcelona (Copa del Rey), 0-1 vs Barcelona (La Liga).

- Karim Benzema hanya mencetak dua gol dalam tujuh penampilan terakhirnya untuk Madrid di semua kompetisi.

- Madrid tanpa clean sheet, alias selalu kebobolan, dalam tujuh laga terakhirnya di semua kompetisi.

Ajax Amsterdam

- Ajax tanpa kemenangan dalam tujuh laga terakhirnya di fase knockout Liga Champions (M0 S2 K5), sejak menang tandang 3-2 melawan Atletico Madrid (menang agregat 4-3) di leg kedua babak perempat final musim 1996/97.

- Ajax selalu kalah dalam tiga laga tandang terakhirnya di fase knockout Liga Champions.

- Ajax hanya menang dua kali dalam 15 laga terakhirnya melawan klub-klub Spanyol (M2 S1 K12).

- Rekor Ajax dalam partai dua leg melawan klub-klub Spanyol adalah M7 K2. Terakhir, mereka kalah agregat 0-3 melawan Real Mallorca di putaran ketiga UEFA Cup 1999/00.

- Ajax sebelum ini selalu tersingkir di kompetisi Eropa setiap kali kalah dengan skor 1-2 di kandang sendiri pada leg pertama. Ajax sudah dua kali mengalaminya dan keduanya melawan Juventus, yakni di semifinal Liga Champions 1996/97 (1-4 tandang) dan pada babak 32 besar Liga Europa 2009/10 (0-0 tandang).

- Ajax selalu menang dalam tiga laga terakhirnya di semua kompetisi, setelah dikalahkan Madrid pada leg pertama, mencetak 13 gol dan hanya kebobolan satu gol (5-0 vs NAC Breda, 5-1 vs ADO Den Haag, 3-0 vs Feyenoord).

- Dusan Tadic mencetak 12 gol dalam 14 penampilan terakhirnya untuk Ajax di semua kompetisi.

- Hakim Ziyech mencetak delapan gol dalam sembilan penampilan terakhirnya untuk Ajax di Eredivisie.

Sumber: Bola.net

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan