5 Rahasia Menarik Bintang Proliga Tri Retno Mutiara

Tri Retno Mutiara kembali memperkuat tim putri BNI 46 pada Proliga 2019.

Diterbitkan 27 Desember 2018, 13:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Jarang Sekolah, Dapat Ranking

Pindah ke Bandung karena bergabung dengan klub voli Wahana, Tiara melanjutkan pendidikannya di SMA Pasundan 1. Tetapi, dara kelahiran Cirebon, 16 November 1997, ini jarang masuk sekolah.

Tiara lebih banyak mengikuti kompetisi bola voli untuk membela nama sekolah, klub, dan daerah. "Teman-teman SMA-nya itu teman-teman voli juga. Jadi kalau ada event atau multievent, seperti Popnas atau lainnya, itu kelasnya kosong," cerita Tiara.

Meski jarang masuk sekolah karena sibuk dengan voli, Tiara justru mendapat ranking. "Aku nggak masuk-masuk saja, masa aku ranking dua," tuturnya.

Tiara menambahkan, biasanya setelah dia membawa sekolah atau Kota Bandung menjadi juara selalu diapresiasi oleh pihak sekolah. "Setiap Senin saat upacara, anak-anak yang juara itu dipanggil ke depan," ucapnya.

4. Cedera Tangan Kiri

Saat mengikuti kejuaraan daerah di Subang, beberapa tahun silam, bus yang mengangkut rombongan tim bola voli Kota Bandung mengalami kecelakaan. Tri Retno Mutiara salah satu penumpang di dalam bus tersebut.

Akibat kecelakaan itu, urat syaraf dekat jari tengah tangan kiri Tiara putus. Cedera itu sangat mengganggu Tiara yang berposisi sebagai setter atau pengumpan. "Waktu di Asian School Thailand masih sakit," kata Tiara.

Tiara sempat berencana melakukan operasi atas cedera itu. Namun, hingga kini urung dilakukan. "Sekarang sudah tidak sakit. Tapi, tetap kalau main tetap masih diplester dengan jari manis agar lebih kuat," tuturnya.

5. Investasi Sejak Muda

Tiara sudah menghasilkan uang sendiri sejak mengikuti kompetisi bola voli di usia 13 tahun. Bermain di Proliga membuat tabungannya terus bertambah.

Ditambah lagi dengan bonus usai membawa Jawa Barat meraih medali emas PON 2016. Saat itu, ia mengaku mendapat bonus sekitar Rp 130 juta. 

Namun, berbeda dengan anak-anak seumurannya yang hobi belanja. Tiara justru menambungkan uang hasil jerih payahnya dari voli.

Uang itu dititipkan ke mamahnya untuk ditabung. "Aku paling di ATM hanya pegang Rp 500 ribu," ucapnya.

Berkat rajin menabug, Tiara pun dapat mewujudkan impiannya untuk memiliki mobil Honda Jazz pada 2016 lalu. Tak hanya itu, dia juga telah memiliki rumah bertingkat di kota kelahirannya, Cirebon.

Kini, Tiara juga memiliki bisnis hijab. "Mutiara1.id," ucapnya tentang situs hijab miliknya. "Awalnya aku yang memilih bahan dan ikut merancang. Kini, kakak yang mengelola."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan