AOV Mantapkan Cengkraman E-Sports di Jepang dan Asia

Pengguna nomor e-sports, Arena of Valor (AOV), di Indonesia terus meningkat usai Asian Games 2018.

Diterbitkan 30 November 2018, 19:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Saat diperkenalkan di negara asalnya sendiri, di Tiongkok, AOV memiliki nama Honor of Kings. Untuk mengetahui seberapa besar penetrasi AOV di Jepang memang masih perlu ditunggu, tapi di Korsel sudah terbukti Penta Storm tidak pernah keluar dari jajaran 100 e-sports terpopuler dan bahkan cukup lama berada di posisi 50 besar.

Sejak diperkenalkan pada 2015 hingga semester pertama 2018, Honor of Kings sendiri telah menangguk 3,7 miliar dolar AS (Rp 53,9 triliun) lewat pembelian fitur-fitur dalam app iOS untuk pasar China saja. Untuk pasar Amerika Serikat, AOV dalam 11 bulan pertama telah mendapatkan penghasilan 5 juta dolar AS (Rp 72,8 miliar) lewat pembelian fitur-fitur dalam app Android dan iOS.

Langkah-langkah strategis Tencent ini pada akhirnya dapat memastikan nomor e-sports Arena of Valor dipertandingkan di Asian Games 2022 karena jumlah pengguna dan atlet profesional yang aktif di kawasan Asia bertambah banyak akan memaksa Dewan Olimpiade Asia (OCA) untuk memberikan restu kehadiran AOV dalam event empat tahunan itu.

Sumber: Bola.com/Darojatun

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan