Tak Ada Pemain Bintang, Arema FC Tetap Waspadai Skuat PSIS

Faktor nonteknis PSIS juga akan diwaspadai Arema FC.

Diterbitkan 03 November 2018, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Arema FC akan bertemu PSIS Semarang pada laga pekan ke-29 lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak musim 2018. Pertandingan ini bakal dihelat di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu 4 November 2018.

Jelang laga, asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, memberikan penilaian tentang skuat PSIS. Munurut Kuncoro, PSIS tak memiliki pemain dengan reputasi menonjol.

Meski begitu, Kuncoro menegaskan bahwa hal ini bukan berarti PSIS merupakan tim yang bisa dipandang remeh. Justru, menurut pelatih 45 tahun tersebut, hal ini adalah kekuatan Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS.

"Mereka sama seperti Arema FC. Kekuatan PSIS merata," ujar Kuncoro, pada Bola.net.

"Ini yang sangat berbahaya. Tidak ada pemain yang bisa dimatikan secara khusus," ia menambahkan.

Agresif

Selain meratanya kekuatan pemain mereka, PSIS juga memiliki gaya bermain agresif. Hari Nur dan kawan-kawan, disebut Kuncoro, tak kenal lelah dalam menggedor pertahanan lawan.

"Mereka sangat agresif, terutama ketika bermain di kandang," tutur Kuncoro.

"Tak hanya dari lini depan, ancaman pun kerap datang dari lini kedua mereka. Ini yang benar-benar harus kami waspadai," imbuh pelatih asal Dampit Kabupaten Malang ini.

Waspada

Lebih lanjut, di luar masalah teknis, ada faktor nonteknis PSIS yang harus diwaspadai Arema. Faktor tersebut adalah meningkatna motivasi mereka, usai berhasil menjauhkan diri dari jerat degradasi.

"Saat ini, posisi dan performa mereka terus meningkat. Tentu hal tersebut akan meningkatkan motivasi pemain-pemain PSIS," ucap Kuncoro.

"Yang pasti, jika ingin meraih poin, kami harus waspada dan bekerja keras," tutupnya.

 

Sumber: bola.net

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Argentina Dibungkam Spanyol, Lionel Messi Masih Kalah dari Cristiano Ronaldo Soal Ini

Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan