Sukses

Icardi Anggap Laga Lawan Barcelona Spesial

Liputan6.com, Milan - Mauro Icardi akan memimpin Inter Milan pada pertandingan melawan Barcelona di matchday ketiga Grup B Liga Champions musim 2018/19. Laga tersebut akan digelar di Camp Nou pada Kamis (25/10) dini hari WIB.

Icardi selama ini selalu menjadi pemain andalan di kubu Inter Milan. Pemain 25 tahun tersebut adalah kapten tim. Icardi juga menjadi mesin gol bagi Nerrazzuri. Dalam tiga laga terakhir Inter, Icardi sukses mencetak empat gol di semua kompetisi.

Icardi sendiri punya banyak kenangan dengan Barcelona. Sebab, dia pernah jadi bagian dari La Masia pada tahun 2008 hingga 2011. Banyak momen penting, menurut Icardi, dilewati ketika masih berada di Katalan.

Mauro Icardi meninggalkan La Masia untuk pindah ke Sampdoria pada tahun 2011. Setelah itu, pria kelahiran Rosario bergabung dengan Inter Milan pada tahun 2013. Kembali ke Barcelona sebagai lawan, Icardi merasa akan menjalani laga yang spesial.

"Ketika saya punya kesempatan ke Italia untuk gabung Sampdoria, saya tidak berpikir dua kali. Itu adalah keputusan yang tepat untuk saya dan perwakilan saya," ucap Icardi dikutip dari Four Four Two.

"Bermain untuk La Masia adalah waktu yang penting bagi saya dan karier saya. Saya banyak belajar di sini. Saya memulai karier di sini dan kembali sebagai lawan di Liga Champions, sungguh laga yang spesial," katanya menambahkan.

 

2 dari 2 halaman

Diincar

Dalam beberapa musim terakhir, Mauro Icardi selalu jadi perbincangan di bursa transfer. Setelah sukses bermain bagus di Inter Milan, namanya menjadi incaran banyak klub. Tapi, Icardi memastikan masih betah bermain untuk Inter Milan.

"Seperti yang sudah sering saya katakan, saya merasa bahagia di Inter Milan, begitu juga dengan keluarga saya. Jadi, saya tidak punya niat untuk pindah dari Inter. Saya mendapat beberapa tawaran musim panas lalu."

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Coutinho Ingin Tinggalkan Barcelona Sejak Mei
Artikel Selanjutnya
Dipinjamkan ke Bayern Munchen, Impian Coutinho di Barcelona Dinilai Berakhir Tragis