Sanksi FIFA Menanti Bek Timnas Kroasia

Domagoj Vida terancam mendapat hukuman dari FIFA setelah Kroasia menang atas Rusia.

Diterbitkan 09 Juli 2018, 00:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Zurich - FIFA menyatakan akan melakukan investigasi kepada Domagoj Vida setelah mendapatkan sejumlah laporan. Vida dianggap melontarkan komentar politis setelah Kroasia menghadapi Rusia pada perempat final Piala Dunia 2018.

Domagoj Vida menyumbang gol untuk Kroasia pada laga melawan Rusia. Selain itu, Vida melakukan tugasnya dengan baik sebagai satu di antara eksekutor penalti Kroasia.

Namun, Vida melakukan tindakan yang dilarang FIFA setelah pertandingan. Vida terekam dalam sebuah video mengatakan semboyan yang sering dikumandangkan nasionalis anti Rusia.

"Kejayaan untuk Ukraina. Kemenangan atas Rusia adalah untuk Dynamo dan Ukraina," ujar Vida.

Jika terbukti bersalah, Vida terancam mendapat hukuman larangan bertanding sebanyak dua pertandingan. Hal tersebut akan membuatnya tidak bisa tampil membela Kroasia pada semifinal.

"FIFA masih melakukan penyelidikan mengenai laporan tentang Vida. Kami tidak akan mengeluarkan pernyataan setelah mengevaluasi bukti-bukti yang ada," tulis pernyataan resmi FIFA.

Sebelumnya, dua pemain Swiss, yaitu Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri juga melakukan gestur politis ketika berhadapan dengan Serbia pada fase grup Piala Dunia 2018. Namun, kedua pemain tersebut mendapat hukuman berupa denda bukan berupa larangan bertanding.

Sumber: FIFA

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jelang Timnas Indonesia vs Singapura, Trofi Piala AFF 2026 Dipamerkan di GIIAS

Aditya Wicaksono, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan