Mane mengoleksi 20 gol dan 8 assist bersama Liverpool musim ini. Catatan paling impresif terlihat di panggung Liga Champions dengan koleksi 10 gol dari sebelas pertandingan.
4. Raheem Sterling
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2166452/original/081760700_1525674982-000_148650.jpg)
Raheem Sterling mengubah dirinya menjadi pemain sayap berbahaya di bawah kendali Pep Guardiola. Sang Manajer Manchester City tersebut sanggup memberi sentuhan yang membuat Sterling sangat berkembang.
Ia menjadi profil menentukan bagi perjalanan Manchester City merengkuh trofi juara Liga Inggris musim ini. Ia mampu 23 kali merobek jala lawan, plus 12 assist bagi The Citizens dari 46 pertandingan.
Â
5. Memphis Depay
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2011878/original/022539400_1521480991-Memphi_Depay__AFP_-_Jeff_Pachoud_.jpg)
Terbuang dari Manchester United tak membuat Memphis Depay patah arang. Pemain asal Belanda tersebut bangkit dan menjadi satu di antara winger terbaik di Eropa sepanjang musim lalu.
Depay menjelma menjadi kekuatan menawan bersama Lyon. Pesepakbola berusia 24 tahun tersebut sanggup mengoleksi 22 gol dan 16 assist dalam 51 pertandingan. Kampanye tersebut membuat Depay mendapat atensi kembali dari para pencari bakat klub-klub besar Eropa.
Bukan tak mungkin, berkat penampilan bagus bersama Lyon, Depay bisa kembali lagi ke Inggris atau mencicipi aroma La Liga Spanyol. Sepanjang musim lalu, Depay beroperasi dari sisi kiri Lyon, karena punya kaki kanan yang tajam.
Â
6. Leroy Sane
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2112880/original/069895400_1524469379-000_WM3MB.jpg)
Penggawa Manchester City ini saling melengkapi bersama sang kompatriot, Raheem Sterling. Bukan pekerjaan mudah bagi Leroy Sane untuk mengembangkan diri, karena tekanan dan persaingan yang kuat.
Namun, Pep Guardiola memutuskan hal yang positif. Sane bisa berkembang setelah mendapat sentuhan awal musim yang bagus. Mengoleksi 14 gol dan 17 assist, Sane menjadi dambaan bagi para striker.
Â
7. Florian Thauvin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/207873/original/florian-thauvin-131203c.jpg)
Florian Thauvin menemukan kembali permainan bagus setelah musim 2016-2017 tergolong tak positif. Ia menjadi pemimpin Marseille, dan berhasil membawa tim asal kota pelabuhan tersebut melaju ke final Liga Europa musim ini.
Pesepak bola berusia 25 tahun ini mampu merealisasikan fungsi strategi yang digawangi Rudi Garcia. Terbukti, ia mampu mencetak 25 gol dan 13 assist. Berkat penampilan bagus, Florian Thauvin masuk ke jajaran penggawa timnas Prancis yang akan berlaga di pentas Piala Dunia 20018.
Sumber: Sportskeeda
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2215413/original/041387000_1526455112-180516_Rekor_Apik_Mohamed_Salah_di_Liga_Inggris_banner.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1339762/original/077806200_1473243845-056338700_1440030251-sadio-mane-southampton-crystal-palace-premier-league-03032015_1u3bm9w2i5emo1r9evgxz273i4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546015/original/098044000_1775266666-al_nassr_al_najma_dok_al_nassr_x.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513649/original/061688300_1772053184-cristiano_ronaldo_selebrasi_gol_al_najma_al_nassr_dok_alnassrfc_eng_x.jpg)