Sukses

LeBron James Mencemaskan Kekuatan Kuartet Golden State Warriors

Jakarta, - Pemain andalan Cleveland Cavaliers, LeBron James, mencemaskan kekuatan Golden State Warriors. LeBron menilai kuartet andalan Golden State Warriors bakal menjadi amunisi yang sulit dilumpuhkan.

Cleveland Cavaliers akan menantang Golden State Warriors pada Game 1 Final NBA 2018, di Oracle Arena, Oakland, California, Amerika Serikat (AS), Kamis (31/5/2018) atau Jumat (1/5/2018) pagi WIB. Duel tersebut menjadi yang keempat secara beruntun bagi kedua tim di partai puncak playoff NBA.

Empat kuartet yang menurut LeBron James bakal menjadi ancaman terbesar dalam pola permainan Golden State Warriors adalah mereka yang tergolong konsisten. Empat penggawa Warriors tersebut adalah Kevin Durant, Draymond Green, Stephe Curry dan Klay Thompson.

Bagi LeBron James, seperti dirilis ESPN, Kamis (31/5/2018), empat orang tersebut menjadi kunci dari sistem rotasi permainan Warriors. Ia berpendapat, sistem permainan Warriors 'acak namun terukur', sehingga sulit bagi lawan untuk menebak zona aliran bola Warriors.

"Mereka memiliki empat pemain yang layak menjadi legenda. Durant, Green, Curry dan Thompson, kami harus mengisolasi mereka," tegas LeBron. Bagi Cavs, yang menjadi tamu pada game 1, struktur permainan Steve Kerr memiliki dasar pergerakan empat pemain tersebut.

"Kerr sangat brilian, karena berhasil memadukan empat pemain tersebut agar sesuai dengan alur strateginya. Komposisi mereka membuat siapapun ingin bergabung," puji LeBron.

Atensi utama tertuju pada Kevin Durant. LeBron mengakui keunggulan Durant, yang sudah tiga kali bersua dengannya di laga Final NBA. "Durant punya kecepatan dan akurasi yang baik," pujinya.

Secara statistik, Durant memiliki koleksi angka-angka yang lebih dari cukup untuk mengungguli LeBron James. Selama periode play-off, Durant menghabiskan waktu di lapangan rata-rata 37.8 menit per gim, dengan rata-rata 29 poin per pertandingan.

Ketajaman Durant dalam mengincar ring lawan terlihat dari presentase tembakan yang berbuah poin, yakni 47,9 persen. Sementara dari sisi perimeter luar alias tembakan tiga angka, Durant memiliki koleksi rata-rata 2,2 per gim, 7,1 rebounds per gim dan 4,1 assist per gim.

Durant menjadi ancaman bagi LeBron James. Setidaknya, pada 2016-2017, Durant menunjukkan kalau dirinya lebih bagus dibanding LeBron. Pada saat final tahun lalu, Durant mencetak rata-rata 35,2 angka per gim, sementara LeBron ada di titik 33,6 poin per gim.

Pada sebuah seri pada final tahun lalu, Durant pernah mengoleksi 41 rebounds dan 27 assist. Semua itu membuat LeBron mencetak turnover tertinggi, yakni 21 kali. Namun, semua keunggulan tersebu tak membuat kubu Golden State Warriors jemawa.

Pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr menganggap laga kali ini selalu berbeda dengan pertemuan di level reguler. "Titik konsentrasi menjadi acuan utama. Saya tak ingin anak asuhku terlena ketika unggul jauh. Bersua Cavs, kami tak boleh memberi angin," tegasnya.

Loading
Artikel Selanjutnya
Skandal Foto Bugil Guncang Bintang NBA