LEGENDA: Zola, Si Mungil yang Mengguncang Tanah Inggris

Zola menjadi pemain terbaik sepanjang masa Chelsea.

OlehThomas
Diterbitkan 27 April 2018, 09:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sayangnya Zola cuma bertahan di Chelsea sampai musim panas 2003. Dia memilih mudik ke Italia membela Cagliari di tengah kencangnya kabar Chelsea akan dibeli Roman Abramovich. Seminggu setelah kepindahan Zola, Chelsea benar-benar dibeli Abramnovich.

Ditemukan Moggi

Bakat Zola pertama kali ditemukan oleh Luciano Moggi di arena Serie A pada tahun 1989. Gaya mainnya dinilai mirip Diego Maradona. Kebetulan Zola dan Maradona tubuhnya tidak terlalu tinggi.

Zola kemudian langsung dibeli Napoli senilai dua juta pound. Bersama Napoli, Zola mendapat kesempatan langsung menimba dari Maradona.

Di Napoli, Zola tak langsung dapat tempat di tim utama. Dia harus sabar menunggu karena masih ada Maradona. Zola baru rutin jadi starter di musim 1991-1992. Zola juga dipercaya memakai nomor punggung 10 yang ditinggalkan Maradona.

Zola tak lama di Napoli. Krisis keuangan yang dialami Napoli membuat mereka terpaksa menjual Zola di musim panas 1993. Bergabung bersama Parma, karier Zola makin melejit. Zola sukses membawa Parma juara Piala UEFA 1994-1995.

Kedatangan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Parma membuat karier Zola meredup. Dia banyak dimainkan disayap kiri. Zola pun meminta dilepas. Chelsea langsung mencaplok Zola.

Gagal Sebagai Pelatih

Sukses sebagai pemain, Zola ternyata tak terlalu sukses saat banting stir jadi pelatih. Dia tak pernah memberikan gelar juara. Zola malah lebih sering dipecat.

Karier kepelatihan terbaik Zola ada di Watford. Disana Zola menang 33 kali dan kalah 27 kali dari 75 laga dengan presentase 44 persen.

Zola juga pernah gagal saat melatih West Ham United, Cagliari dan Al-Arabi. Birmingham City menjadi klub terakhir yang ditangani Zola. Pada 17 April 2017, Zola dipecat oleh Birmingham City.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan