Misi Kiper Persib di Kandang Arema FC

Persib Bandung akan menjajal Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (15/4/2018).

Diterbitkan 13 April 2018, 13:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Penjaga gawang Persib Bandung, M Natshir, belum pernah kebobolan setiap bersua Arema FC. Namun saat Persib menyambangi Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4/2018), Natshir enggan terbuai dan memilih fokus untuk kemenangan timnya. 

"Harapannya Deden (sapaan Natshir) pribadi kalau pertandingan enggak menargetkan atau memikirkan clean sheet. Yang saya pikirkan hanya memberi yang terbaik buat tim dan kerja keras untuk tim, clean sheet itu bonus dari kerja keras yang terpenting menang," kata dia.

Persib akan bersua Arema pada lanjutan Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. Sejauh ini, persiapan tim berjalan dengan baik, tapi konsentrasi menjadi perhatian lantaran duel menghadapi klub yang berjuluk Singo Edan diprediksi bakal berjalan sangat sengit.

Setiap musim, pertemuan kedua tim kerap berlangsung panas. Itu sebabnya, label super bigmatch menempel pada pertandingan Persib Vs Arema. Diperlukan kerja keras dan usaha maksimal sepanjang 90 menit jika ingin memperoleh poin dari kandang Arema FC.

"Persiapan lawan Arema FC ya kita lebih konsentrasi dan menjalankan perintah apa yang diberikan oleh pelatih," ujar Natshir. "Evaluasi mungkin kalau Deden pribadi mungkin lebih konsentrasi dan lebih meningkatkan semangat," katanya.

 

 

Kehadiran Pemain Muda

Sementara itu, beberapa pemain muda kembali mendapat kepercayaan untuk tampil dalam duel ini. Henhen Herdiana, M. Sabillah, serta Ardi Idrus yang telah tampil saat bertemu Mitra Kukar, pekan lalu, akan bergabung dengan senior-seniornya di skuat Maung Bandung. 

Bagi Natshir, siapa pun yang bakal diturunkan, para pemain Persib akan menunjukkan penampilan maksimal saat bertanding. "Enggak ada kendala, alhamdulillah lancar saja komunikasi dan enggak ada kesulitan, lancar juga," kata Natshir optimistis.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Rencana Kontroversial FIFA Dapat Dukungan Pertama dari Negara Eropa

Kukuh Saokani, Marco Tampubolon, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan