5 Pemain yang Bikin Arsenal Menyesal Pernah Menjualnya

Menurunnya penampilan Arsenal salah satu disebabkan penjualan pemain bintang.

Diterbitkan 20 Februari 2018, 10:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Wojciech Szczesny

Setelah dianggap sebagai kiper besar masa depan oleh Arsene Wenger, Szczesny malah disia-siakan. Dia malah sekarang tengah disiapkan sebagai pengganti jangka panjang potensial bagi Gianluigi Buffon di Juventus.

Orang bisa berargumen bahwa tingkat konsentrasinya di lapangan dan disiplinnya selalu menjadi perhatian. Namun, setelah dipinjamkan dan kemudian dijual usai memenangkan penghargaan Golden Glove Premier League musim 2013-14, para fans mempertanyakan keputusan manajemen.

Petr Cech telah melewati masa jayanya, sedangan Ospina inkonsistensi. Hal ini membuat Arsenal telah gagal untuk menyimpan lembaran bersih selama lebih dari dua bulan sekarang. Kiper sekaliber Szczesny bisa menjadi jawaban atas kesengsaraan Arsenal.

2. Thierry Henry

Pencetak gol Arsenal sepanjang masa menghabiskan delapan tahun yang gemilang di klub. Henry memenangkan dua gelar liga, tiga Piala FA dan memimpin klub ke satu-satunya final Liga Champions.

Henry rata-rata mencetak 28 gol selama lima musim berturut-turut untuk The Gunners. Dia diprediksi tinggal di Arsenal untuk waktu yang lama sebelum kejadian tak terduga membuat dia pindah ke Barcelona seharga 21,60 juta pound.

Anak yang hilang itu kembali menjalani masa pinjaman yang pendek dan memulai kembali tahun-tahun terakhir dengan8 gol melawan Leeds United di pertandingan Piala FA. Saat pergi,. Henry memang sudah melewati masa-masa emasnya, tetapi tetap saja banyak yang berharap dia akan pensiun di Arsenal.

1. Harry Kane

Jika saja bisa memilih untuk membatalkan satu hal dari masa lalu, Arsenal sepertinya tak akan melepaskan Harry Kane yang berusia sembilan tahun. Saat ini, Kane memang menjadi striker paling mematikan di seluruh Eropa bersama Tottenham Hotspur.

Dia memiliki rekor 100% melawan Arsenal dan merupakan jantung permainan tim. Liam Brady, mantan kepala akademi dan legenda di Arsenal, mengaku melakukan kesalahan saat membiarkan Kane dicoret pada usia 9 tahun karena fisiknya yang gemuk.

Sekarang, dengan baru berusia 24 tahun, perawakan Kane bahkan proporsional. Dia adalah sosok tunggal yang memimpin kebangkitan Spurs belakangan ini.

(Eka Setiawan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan