4 Momen Menarik Perbincangan Shaquille O’Neal dan Kobe Bryant

Dua legenda NBA, Kobe Bryant dan Shaquille O'Neal, memiliki hubungan yang mungkin paling rumit sepanjang sejarah NBA,

Diterbitkan 18 Februari 2018, 20:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Shaq Akui Bersalah hingga Hubungannya dengan Bryant Retak

Setelah berselisih, selalu ada momen berefleksi, dengan melihat ke belakang dan mencari tahu apa yang salah. Shaq menemukan momen tersebut, tepatnya saat All-Star 2009. Saat itu, kedua pemain memenangi gelar Most Valuable Player secara bersamaan. 

"Kamu memberikan trofi itu kepada Shareef (putra Shaq). Dan saya bilang pada diri sendiri, betapa beruntungnya saya memenangi tiga dari empat trofi NBA bersama pria ini," kata O'Neal. 

"Tapi saya malah melontarkan sumpah serapah kepada pria ini. Jadi, saya berutang maaf kepadamu. Saya akan meminta maaf kepadamu, tapi kita tak perlu melakukannya dengan tangisan seperti Magic (Johnson) dan Isaiah (Thomas)." 

"Tetapi, terima kasih atas momen itu. Itu pertama kali saya bisa memberikan sesuatu dari ayahnya. Dia mencintaimu (Bryant) atas trofi itu dan saya juga menyukaimu. Momen yang luar biasa," imbuh O'Neal. 

 

Kobe Bryant Menyukai Makian ala Shaq

Shaq pernah mengatakan umpatan kepada Bryant saat keduanya masih berselisih. "Katakan kepadaku, bagaimana rasa pantatku." Makian tersebut pernah menjadi fenomenal. 

Bryant: "Saya menyukainya. Saya sangat menyukai setiap katanya." 

O’Neal: “Itu hanya gurauan. Kalian semua kalah. Saya hanya harus melakukan  sesuatu supaya klub terus melaju." 

Bryant: "Dengarkan, saya tahu. Saya tahu. Saya pernah melakukannya juga." 

Tentu saja, dulu Bryant sangat tidak menyukai umpatan tersebut. Bertahun-tahun berselang, hubungan mereka telah membaik. Tapi, dulu keduanya masih bertengkar hebat, sehingga kata-kata itu tentu saja memicu emosi. 

 

Kobe Ingin Meraih Cincin NBA Lebih Banyak daripada Shaq

O’Neal: “Saat kita berpisah. Apakah kamu berusaha meraih lebih banyak gelar daripada saya?" 

Bryant: "Tentu saja. Saya tahu kamu akan mendapatkan satu, karena energi pindah ke Miami dan D-Wade. Jadi, saya tahu kamu akan menambah satu gelar. Jadi, saya harus berusaha mendapatkan setidaknya dua atau tiga."  

Kobe Bryant akhirnya berhasil mewujudkan targetnya tersebut. 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan