3 Kandidat Kuat Calon Pelatih Timnas Italia

Posisi pelatih Timnas Italia tengah lowong selepas ditinggal Gian Piero Ventura.

Diterbitkan 04 Februari 2018, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Roma - Federasi Sepakbola Italia (FIGC) tetap tidak akan memiliki presiden setidaknya sampai enam bulan ke depan. Kepastian itu disampaikan oleh Presiden Federasi Olimpiade Italia (CONI), Giovanni Malago, Kamis (1/2/2018).

Kursi kepresidenan FIGC tetap kosong setelah pemilihan presiden gagal digelar pekan ini. Untuk sementara, FIGC dipimpim oleh para komisioner yang diketuai oleh Roberto Fabbricini.

Fabbricini dibantu oleh dua sub-komisioner, yakni Angelo Clarizia dan Alessandro Costacurta. Menyusul penunjukan para komisioner ini, bursa pelatih Timnas Italia pun kembali mencuat ke permukaan.

Dalam hal ini, Costacusta, yang merupakan bek legenda AC Milan, ditugaskan untuk mencari sosok yang paling tepat yang bisa membawa sepakbola Italia bangkit. Setidaknya, ada tiga nama pelatih yang masuk dalam kandidat kuat pelatih Timnas Italia. 

 

Pelatih itu akan menggantikan Gian Piero Ventura yang dipecat dari kursi arsitek Timnas Italia 15 November 2017 lalu. Nama ini mengerucut setelah Carlo Ancelotti, pelatih yang pernah sukses bersama AC Milan, menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik untuk melatih Gli Azzurri. Lantas siapa saja tiga kandidat tersebut? Berikut daftarnya.

 

1. Antonio Conte

Begitu ditunjuk sebagai wakil komisioner FIGC, Alessandro Costacurta langsung bertekad mengunjungi pelatih Chelsea, Antonio Conte. Ia akan membujuk mantan pelatih Juventus itu agar mau kembali menukangi Tim Italia.

"Kami tidak boleh membuat kesalahan. Saya kira saya harus bergerak cepat. Saya akan ke London untuk bicara pada Conte," ujar Costacurta, seperti dilansir Football Italia, Jumat (2/2/2018).

Seperti diketahui, Conte sudah pernah melatih Timnas Italia di rentang Agustus 2014 sampai Juni 2016, sebelum kemudian menangani Chelsea. Selama rentang waktu tersebut, ia memimpin Gianluigi Buffon dan kawan-kawan dalam 24 pertandingan, dengan catatan 14 kemenangan, enam hasil seri, dan empat kekalahan. Conte juga mengantarkan Gli Azzuri melaju sampai babak 16 besar Piala Eropa 2016.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Antonio menjalankan pekerjaan dengan fantastis di Piala Eropa. Dalam waktu dekat, dia bisa melatih timnas lagi. Kami tidak akan menunggu terlalu lama, namun kami harus mengambil langkah dengan benar," kata Costacurta. Akan tetapi, oleh Conte sendiri, rumor tersebut ditepisnya. Ia mengaku ingin menghormati sisa kontraknya bersama The Blues. "Saya bisa katakan pada Anda bahwa Costacurta adalah teman saya dan kami bermain bersama di timnas di tahun 1994. Mungkin dia lupa kalau saya masih punya 18 bulan sisa kontrak saya bersama Chelsea, dan keinginan dan hasrat saya adalah menjalankan kontrak ini," ucap Conte.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan