5 Pemain Tunggal Putra Terbaik pada 2017

Inilah daftar lima pebulutangkis tunggal putra yang mengukir prestasi terbaik pada 2017.

Diterbitkan 02 Januari 2018, 17:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Rivalitas di sektor tunggal putra dunia berjalan menarik sepanjang tahun 2017. Persaingan berjalan ketat antara pemain muda serta pebulutangkis senior seperti Lee Chong Wei dan Lin Dan. 

Namun, pemain muda juga sukses unjuk gigi. Mereka berhasil mendobrak rivalitas klasik Lin Dan serta Lee Chong Wei di tunggal putra. 

India menyedot perhatian melalui Srikath Kidambi, yang mengantar bulutangkis India berada di titik tertinggi, khususnya pada ajang super series. 

Namun, Srikanth juga tak bisa dengan mudah menancapkan dominasinya. Ada rival tangguh yang juga berlari kencang, Viktor Axelsen dari Denmark. 

Pada usia yang masih muda, Viktor Axelsen telah menguasai peringkat satu dunia. Dia juga menunjukkan masih sangat lapar gelar meski telah menggenggam medali emas Kejuaraan Dunia Bulutangkis. 

Siapa lima pebulutangkis tunggal putra yang menorehkan terbaik pada 2017? Berikut daftarnya, seperti dilansir dari Sportkeeda: 

5. Son Wan-ho

Son Wan-ho memang tidak mencicipi titel bergengsi pada 2017. Namun, dia menunjukkan performa konsisten sepanjang tahun, sehingga bercokol di peringkat kelima dunia. 

Pemain Korea yang terkenal dengan tipe permainan defensif tersebut, dikenal ulet dan tekun dalam bermain. Penampilan apik tersebut berbuah medali perunggu pada Kejuaraan Dunia. 

Medali tersebut tampaknya melecut kepercayaan dirinya. Dia memanfaatkan momentum tersebut dalam tiga turnamen super series berikutnya. Berkat kemenangan atas Lin Dan serta Lee Chong Wei, pemain berusia 29 tahun tersebut menutup 2017 dengan menempati ranking kelima. 

 

4. Chen Long

Chen Long dikenal memiliki standar tinggi dalam kariernya. Jika mengacu pada standar itu, peraih medali Olimpiade 2016 tersebut bisa dibilang mengalami musim yang mengecewakan pada tahun ini. Namun, pencapaian tersebut masih cukup mengantarnya ke posisi keempat daftar ini.

Mantan pemain ranking satu dunia tersebut bermasalah dengan cedera, performanya kurang maksimal, dan grafis pencapaiannya fluktuatif. Dia memenangi Kejuaraan Asia Bulutangkis pada April, tapi harus menunggu tujuh bulan untuk memenangi titel berikutnya di China Terbuka Super Series Finals 2017.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di antara fase tersebut, Chen Long menyabet medali perunggu di Kejuaraan Dunia dan dua kali lolos ke final turnamen super series berikutnya. Ketika Chen Long sepertinya menemukan momentum positif, cedera merecokinya. Dia terpaksa absen dari turnamen BWF Super Series Finals karena cedera. Meskipun demikian, perjalanan selama 2017 menunjukkan pemain China tersebut masih mampu melakukan apapun jika dalam kondisi bugar dan percaya diri.

Halaman
Show All
Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan