5 Bintang Liga Inggris yang Dibenci Fansnya Sendiri

Siapa saja bintang Liga Inggris yang paling dibenci?

Diterbitkan 18 Desember 2017, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini para suporter bukan cuma bertugas mendukung klub kesayangannya. Mereka juga sangat kritis dalam menanggapi permainan individu pemain di lapangan.

Mereka sering melontarkan kritik yang tajam, bahkan cenderung langsung membenci setiap kali pemain melakukan blunder fatal. Kondisi tersebut yang dialami beberapa bintang Liga Inggris.

Padahal, pengaruh si pemain di atas lapangan terbilang vital. Bak pepatah, karena nila setitik, rusak susu sebelanga, tampaknya bisa disematkan kepada para pemain tersebut.

Lantas, siapa saja bintang Liga Inggris yang justru dibenci fansnya sendiri? Berikut daftarnya dikutip Sportskeeda:

5. Gary Cahill (Chelsea)

Bek Chelsea asal Inggris, Gary Cahill. (AFP/Oli Scarff)

Bek tengah Chelsea, Gary Cahill, sekarang menjadi sosok senior setelah kepergian John Terry. Dia kini menjadi kapten klub, tapi justru tak disukai.

Hal ini tentu beralasan. Selama setahun terakhir ini, permainannya sedikit menurun dan Cahill cenderung membuat kesalahan yang tidak biasa dan bikin Chelsea acap terpeleset.

Bek yang biasanya solid itu malah rawan kesalahan dan menjadi sasaran kebencian dari sebagian besar penggemar Chelsea. Di sisi lain, fakta bahwa dia adalah kapten klub juga menjadi faktor yang mempengaruhi.

4. Andros Townsend (Crystal Palace)

Gelandang Crystal Palace Andros Townsend merayakan golnya ke gawang Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris di Selhurst Park, Selasa (11/4/2017) dinihari WIB. (AP Photo/Tim Ireland)

Pemain sayap Inggris, Andros Townsend, pindah dari Newcastle United ke Crystal Palace pada musim panas 2016. Dia jadi buah bibir karena pembeliannya terbilang buruk.

Sejak kepindahannya, Townsend menjadi sosok yang dibenci di Selhurst Park karena penampilannya tidak konsisten di musim pertamanya bersama klub tersebut.

Inti masalahnya terletak pada keegoisan Townsend saat bermain. Penggemar Palace menganggapnya bermain untuk diri sendiri.

3. Francis Coquelin (Arsenal)

Francis Coquelin (AFP/Glyn Kirk)

Gelandang bertahan Prancis itu tampak seperti solusi sempurna untuk masalah lini tengah Arsenal saat dipanggil dari pinjaman Charlton Athletic pada bulan Desember 2014. Dia mendapat kesempatan karena masalah cedera lini tengah Arsenal.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kepercayaan kepadanya dibuktikan dengan baik di Etihad melawan Manchester City musim itu. Dia mendapat pujian besar saat tuan rumah takluk 0-2 dari Arsenal. Namun, segala sesuatunya mulai berubah menjadi buruk karena beberapa kali kesalahan yang fatal. Selain umpannya yang sering salah, dia juga sering meninggalkan posisi aslinya. Hal inilah yang membuat fans The Gunners mulai membenci sang pemain. Titik nadirnya dalam laga melawan Chelsea di Stamford Bridge pada Februari musim lalu. Coquelin tidak hanya buruk, tapi Eden Hazard benar-benar membuatnya terjatuh sebelum mencetak gol

Halaman
Show All
Liputan6.com, Jonathan Pandapotan Purba, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan