Liputan6.com, Surabaya - Setyaldi Putra Wibowo melaju ke perempat final nomor tunggal dewasa putra pada ajang Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Premier Li-Ning Jawa Timur Open 2017, di GOR Sudirman, Surabaya.
Unggulan delapan dari klub Pertamina Fastron tersebut melaju ke babak selanjutnya usai menaklukkan Ramadhani M. Zulkifli (Pelatnas PBSI) rubber game 18-21, 21-10 dan 23-21.
Pertandingan Setyaldi melawan Ramadhani berlangsung sengit, karena keduanya ngotot ingin meraih kemenangan. Setyaldi sempat tertinggal di game pertama, namun ia mampu bangkit dan mencuri dua game berikutnya.
"Di awal-awal game pertama saya mainnya terlalu terburu-buru dan kurang nyaman. Terus di game kedua mulai dapet irama dan temponya," kata Setyaldi. "Di game ketiga saya sempet bingung soalnya lawan mulai percaya diri lagi, tapi saya coba bermain tenang dan ubah strategi. Sampe akhirnya saya bisa menang," ujarnya.
Di babak perempat final Sirnas, Setyaldi sudah ditunggu unggulan empat asal PB Djarum Kudus, Wisnu Yuli Prasetyo. Menanggapi soal lawannya tersebut, Setyaldi mengakui bahwa Wisnu merupakan permain bagus dan harus diwaspadai.
Target
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1376638/original/043386100_1476717474-SIRNAS-MILO_School_Competition_Surabaya_Day_1_03.jpg)
"Yang pasti Wisnu itu pemain bagus, saya pernah bertemu dengan dia beberapa waktu dan hasilnya masih imbang. Jadi, besok saya hanya main maksimal dan usaha juga berdoa saja," ujar Setyaldi.
Setyaldi sendiri tak menargetkan terlalu tinggi di Sirnas kali ini, ia hanya ingin tunjukkan yang terbaik kemampuannya di ajang ini.
"Kalo ditanya soal target sih pengennya minimal semifinal. Karena pengennya lebih baik dari sebelumnya. Karena pas kemarin di Mataram saya bisa masuk semifinal, jadi pengennya sih disini bisa lebih dari semifinal, syukur-syukur bisa masuk final dan juara," ungkap Setyaldi saat ditanya soal targetnya di Sirnas kali ini.
Pasangan Pelatnas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1764275/original/058248200_1510139996-IMG_20171108_171251.jpg)
Sebelumnya, pasangan ganda campuran juara dunia junior 2017, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari juga tak mampu berbuat banyak di ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) Jatim Open di Surabaya. Rinov/Pitha dikalahkan Reza Dwicahya Purnama/Bellaetrix Manuputty (Jaya Raya Jakarta) di babak kedua, 15-21, 21-19, dan 16-21.
Selain Rinov/Pitha, hasil kurang maksimal juga diraih oleh dua pasangan ganda campuran pelatnas lainnya: Yeremia Erich Yotje Yacob Rambitan/Serena Kani dan Rehan Naufal Kusharjanto/Angelica Wiratama.
Yeremia/Serena kalah dari Rian Swastedian/Zarra Faza Azka (Jaya Raya Jakarta) dengan 15-21 dan 15-21, sementara Rehan/Angelica harus mengakui keunggulan Tedi Supriadi/Devi Tika Permatasari (Djarum, Kudus/Berkat Abadi) dengan hasil akhir 20-22 dan 11-21. (Dimas Angga P)
Â
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316841/original/059462500_1785991327-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-06T113319.126.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334325/original/020353700_1787832097-cek_fakta_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334197/original/046223400_1787824544-HOAX__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1765576/original/034159600_1510228355-IMG_20171109_181311.jpg)