7 Rekan Setim yang Pernah Berselisih di Lapangan

Setidaknya ada tujuh perselisihan yang terjadi di antara rekan setim.

Diterbitkan 07 November 2017, 16:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ketika pertandingan bergulir, McManaman melakukan kesalahan karena bola hasil sapuannya yang tidak sempurna berujung gol untuk Everton. Grobbelaar yang notabene pemain senior lantas menumpahkan amarah dengan berteriak dan mencekik McManaman.

McManaman pun merespons dengan mendorong wajah Grobbelaar. Namun, peristiwa itu tidak berlarut karena kedua pihak sama-sama langsung pergi untuk melanjutkan pertandingan.

Jens Lehmann - Marcio Amoroso (Borussia Dortmund)

Suasana panas terjadi dalam laga antara Borussia Dortmund kontra Schalke 04, Februari 2003. Ketika skor masih sama kuat 2-2, gawang Dortmund yang dikawal Jens Lehmann harus kembali kebobolan.

Lehmann tak ayal sangat kecewa dan menjadikan Marcio Amoroso sebagai kambing hitam terkait gol tersebut. Kiper Jerman itu meninggalkan gawangnya untuk menghampiri Amoroso.

Untungnya, gol itu dianulir wasit karena dinyatakan offside. Lehmann yang sudah terlajnur keluar dari areanya pun diusir ke luar lapangan karena mendapat kartu kuning kedua dari sang wasit.

Franck Ribery - Arjen Robben (Bayern Munchen)

Franck Ribery dan Arjen Robben terlibat adu mulut ketika Bayern Munchen melawan Real Madrid, 17 April 2012. Perselisihan itu diawali saat skuat Jupp Heynckes mendapat tendangan bebas.

Ribery sudah siap menjadi eksekutor tendangan bebas karena dalam posisi menguntungkan. Namun, Robben berpendapat rekannya itu bukan orang yang tepat sehingga Toni Kroos  yang akhirnya mengemban tugas tersebut.

Akan tetapi, situasi itu masih mengganjal hati Ribery. Sang pemain memulai perdebatan dengan Robben ketika hendak memasuki ruang ganti. Suasana menjadi semakin panas dan para pemain Bayern Munchen harus turun tangan untuk melerai perselisihan tersebut.

Edinson Cavani - Neymar (Paris Saint-Germain)

Paris Saint-Germain (PSG) meraih kemenangan 2-0 atas Olympique Lyon, 17 September 2017. Namun, hasil positif yang diraih PSG diwarnai perselisihan antara Neymar dan Edinson Cavani.

Mereka sempat terlibat perdebatan ketika PSG mendapat hadiah penalti pada menit ke-79. Neymar tertangkap kamera meminta kepada Cavani untuk mengambil tendangan penalti. Sayangnya, Cavani tidak menuruti permintaan rekannya itu dan tetap menjadi eksekutor meski gagal menjalankan tugasnya.

Perselisihan mengenai algojo tendangan penalti antara Neymar dan Cavani bukan hanya kali itu terjadi. Sebelumnya, mereka sempat terlibat hal serupa ketika PSG melumat Saint-Etienne 3-0, 25 Agustus 2017.

Lee Boywer - Kieron Dyer (Newcastle United)

Peristiwa memalukan terjadi saat Newcastle United takluk 0-3 dari Aston Villa, 2 April 2015. Ketika itu, dua pemain Newcastle, Lee Bowyer dan Kieron Dyer berkelahi di lapangan.

Bowyer dan Dyer terlibat adu jotos tanpa sebab yang jelas. Namun, ada indikasi perkelahian itu terjadi karena kedua pemain frustrasi dengan hasil buruk yang diraih The Magpies.

Gara-gara perbuatan memalukan tersebut, Bowyer dan Dyer diusir oleh wasit. Setelah itu, Bowyer dilarang tampil dalam empat pertandingan plus dendan 200 ribu poundsterling, sedangkan Dyer dilarang tampil sebanyak tiga pertandingan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Ivan Rida, Juprianto Alexander SianiparTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan