Bahkan, tiga di antaranya ia dimasukkan sebagai pemain cadangan. Artinya, baru tiga kali dia main sebagai starter. Di lima pertandingan lainnya, ia bahkan tidak dimainkan sama sekali. Padahal, Silva sedang naik daun saat ini.
Buktinya, ia sukses mengantarkan Timnas Portugal lolos ke Piala Dunia 2018 tanpa harus melewati babak play-off. Saat Cristiano Ronaldo tengah paceklik gol, kehadirannya menjadi solusi yang memuaskan. Ia pun turut menyumbang satu gol di pertandingan terakhir babak kualifikasi melawan Swiss beberapa waktu lalu.
Kondisi ini sempat membuat para fans AC Milan marah terhadap pelatih Vincenzo Montella beberapa waktu lalu, saat dikalahkan Sampdoria 0-2 di Serie A. Milanisti tak habis pikir, kenapa Montella sering mencadangkan penyerang yang direkrut seharga 38 juta euro dari FC Porto itu.
Federico Bernardeschi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1662778/original/084561100_1501328035-20170729-JUVE.jpg)
Juventus dikenal piawai dalam memanfaatkan bakat pemain bertalenta yang mereka rekrut. Contohnya seperti Alvaro Morata, Paulo Dybala, hingga pemain gratisan macam Paulo Dybala dan Sami Khedira.
Namun, hal itu sepertinya tidak selamanya berlaku. Buktinya ada pada Federico Bernardeschi. Ya, setidaknya sampai sejauh ini, Si Nyonya Tua tidak memanfaatkan mantan bintang Fiorentina itu dengan baik.
Pemain Timnas Italia itu lebih sering dimasukkan sebagai pemain pengganti, dan itupun di menit-menit akhir laga. Total, dari 12 kesempatan tampil di semua kompetisi, ia baru bermain selama 274 menit. Artinya kalau diakumulasikan, itu sama dengan ia baru bermain tiga kali 90 menit.
Selain lebih sering dimasukkan saat pertandingan akan segera selesai, Bernardeschi juga tidak selalu diturunkan di Serie A. Dari 11 laga, ia hanya dimainkan di 8 pertandingan.
Kondisi ini tentu saja berbanding terbalik dari saat ia masih bermain untuk Fiorentina. Bersama La Viola, winger 23 tahun itu begitu menonjol musim lalu.
Ia selalu diandalkan untuk membongkar pertahanan lawan. Ia mencatatkan 14 gol dan 5 assist dalam 42 pertandingan. Itu pulalah yang membuat Juventus merekrutnya seharga 40 juta euro di bursa transfer musim panas lalu.
Joao Mario
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1520164/original/005510500_1488167520-Inter-Milan-AS-Roma-Liga-Italia2.jpg)
Gelandang Timnas Portugal, Joao Mario masih belum menunjukkan kualitasnya bersama Inter Milan musim ini. Malahan, ia lebih sering diturunkan sebagai pengganti. Dari sembilan penampilan di Serie A, hanya tiga kali ia diturunkan sebagai starter.
Itupun tidak bermain selama 90 menit penuh, kecuali saat melawan Crotone di pekan keempat. Atas performanya yang menurun itu, Mario juga belum banyak memberi kontribusi bagi Inter Milan. Ia baru menyuplai empat assist sejauh ini, tanpa satu gol pun.
Wajar jika pelatih Luciano Spalletti lebih suka memainkan Borja Valero dan Matias Vecino sebagai starter di lini tengah. Kondisi ini sangat disayangkan mengingat I Nerazzuri merekrutnya dengan harga 40 juta euro dari Sporting CP tahun lalu.
Musim ini sejatinya merupakan kesempatan kedua baginya untuk membuktikan dirinya. Sebab musim lalu, ia sudah gagal memenuhi ekspektasi petinggi klub. Ia nyaris didepak di bursa transfer musim panas lalu. Inter masih mempertahankannya lantaran sudah terkadung membelinya dengan harga mahal. (Abul Muamar)
Â
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342958/original/090035200_1788838614-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-08T103615.451.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/850960/original/018479100_1428984571-KAA3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336194/original/011453800_1788145793-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T100906.764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5181963/original/041597900_1744014438-erupsi_gunung_gede.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1755645/original/012383600_1509415759-20171031AP_Verona_vs_Inter_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1329315/original/059941400_1472201778-663_-serie_a-primary-2010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371479/original/090972500_1476248523-logo-serie-a-tim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338078/original/007357100_1788308646-enzo_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342487/original/025692500_1788771776-000_C7FK7FN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329304/original/090437000_1787238291-jat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342125/original/013560900_1788753730-000_96LM4LE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342008/original/040013500_1788739151-milan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341995/original/013475100_1788728437-milan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341994/original/078717200_1788728371-juve.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371626/original/067063400_1759707678-Pemain_AC_Milan__Adrien_Rabiot.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335696/original/079051900_1788042424-000_C6TV7F4.jpg)