3 Peraih Golden Boy yang Tak Lagi Bersinar

Mbappe meraih penghargaan Golden Boy 2017 berkat penampilan memukau musim lalu.

Diterbitkan 23 Oktober 2017, 21:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dalam empat musim beruntun hingga 2010/2011, namanya terus menjadi perbincangan. Bersama Milan, ia mampu mengemas 57 gol dalam empat musim tersebut. Tak heran jika ia dinobatkan sebagai peraih Golden Boy 2009.

Alexandre Pato (AFP/Franck Fife)

Sayang, memasuki musim 2011/2012, ia mulai mengalami penurunan drastis. Sejak itu, penampilannya mulai inkonsisten. Milan pun melepasnya ke Corinthians pada musim dingin 2013.

Sial bagi Corinthians, kontribusi Pato terbilang minim di sana. Sempat kembali menemukan ketajamannya kala dipinjamkan ke Sao Paolo, ia justru terpuruk kala singgah di Chelsea. Selanjutnya, ia dijual ke Villarreal hingga akhirnya dibeli klub Tiongkok, Tianjin Quan pada Februari 2017.

3. Mario Balotelli

Banyak yang memuji Inter Milan saat mereka mencium bakat Balotelli kala masih memperkuat Lumezzane pada 2007. Di musim perdana, ia sudah memukau publik dengan kemampuannya sebagai seorang penyerang.

Saat itu, ia mampu mengemas tujuh gol dari 15 pertandingan. Kemampuannya terus meningkat hingga musim 2009/2010, bahkan saat ia dibeli Manchester City pada musim panas 2010. Tak heran jika ia diberikan penghargaan Golden Boy 2010.

Penyerang Nice, Mario Balotelli. (AFP / VALERY HACHE)

Sayang, kehebatannya tertutup dengan perangainya yang buruk. Ia kerap terlibat insiden kontroversi di dalam dan di luar lapangan. Liverpool pun menjadi klub yang paling sial karena tak menikmati kontribusinya usai dibeli dari AC Milan pada musim panas 2014.

Sempat dipinjamkan kembali ke Milan dan tak bersinar, ia pun dijual Liverpool ke Nice pada musim panas 2016 dengan status bebas transfer. Kini, ia mulai kembali mendapatkan kepercayaan dirinya. Selama berkostum Nice, sudah 25 gol yang dikemas dari 39 laga.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan