5 Hal Paling Banyak Diperbincangkan usai Derby Milan

Inter Milan kalahkan AC Milan dalam edisi terakhir derby.

Diterbitkan 17 Oktober 2017, 21:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Gol-gol yang dicetak Icardi pun terbilang atraktif, terutama gol pertama dan kedua. Gol yang pertama terjadi berkat kecerdikannnya memanfaatkan umpan silang Antonio Candreva dari sayap kanan. Sedangkan gol kedua dibuatnya denga tendangan voli rendah, meneruskan umpan tarik Ivan Perisic dari sisi kiri.

Penampilannya itu menepis keraguan publik terhadapnya, di mana sebelumnya, bersama Timnas Argentina, ia hanya duduk di bangku cadangan untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018. Setidaknya, dengan hattrick yang diciptakannya ini, Icardi menegaskan dirinya pantas dipanggil ke skuat Argentina.

Icardi diyakini akan terus berkembang mengingat usianya yang masih 24 tahun. Apalagi, ban kapten yang dilingkarkan di lengannya, membuatnya bermain lebih percaya diri. Ia selalu terlihat tenang dalam mencari posisi dan memanfaatkan umpan-umpan dari rekannya.

2. AC Milan Masih Perlu Berkembang

Jor-joran belanja di bursa transfer musim panas lalu nyatanya tidak lantas membuat AC Milan lebih baik. Setidaknya itulah yang terjadi sampai pekan kedelapan musim ini. I Rossoneri terpuruk di peringkat sepuluh klasemen, terpaut 10 angka dari Inter Milan yang berada di peringkat dua, dan 12 poin dari Napoli di puncak klasemen.

Jalan perebutan Scudetto memang masih panjang. Namun, empat kekalahan yang sudah ditelan tentu tidak dapat dibenarkan. Apalagi, AC Milan punya 11 pemain baru yang rata-rata berharga mahal. Sebut saja Leonardo Bonucci, Hakan Calhanoglu, Andre Silva, Nikola Kalinic, dan Franck Kessie.

Pemain AC Milan tampak lesu usai ditaklukkan Inter Milan. (AFP/Miguel Medina)

Kenyatannya, sampai sejauh ini, AC Milan masih perlu berkembang. Pelatih Vincenzo Montella punya PR untuk menyatukan pemain baru dengan pemain lama dan menemukan formasi yang tepat untuk timnya.

Dari dua formasi yang sudah dicoba, 4-3-3 dan 3-5-2, AC Milan sudah terbukti gagal. Montella diharapkan bisa meramu timnya dengan lebih cerdik lagi, jika pun formasi tersebut tetap dipertahankan. Di luar itu, kekompakan para pemain juga menjadi tugas yang harus ditangani.

3. Antonio Candreva Jawab Kritikan

Penggawa Inter Milan, Antonio Candreva. (AFP/Miguel Medina)

Antonio Candreva menjawab kritik yang menghujaninya dalam laga derby kemarin. Ia tampil ciamik di sepanjang pertandingan, membantu serangan dan sesekali juga pertahanan. Ia pun menyuplai satu assist bagi terciptanya gol Mauro Icardi.

Dalam tiga pertandingan sebelumnya, Candreva dianggap tidak memiliki kontribusi yang berarti buat Inter Milan. Pemain Timnas Italia itu pun sempat digosipkan akan ditendang karena penampilan buruknya.

Akan tetapi, winger 28 tahun itu segera merespons. Di baliknya adalah ketika membela Timnas Italia melawan Albania pekan lalu. Ia mencetak satu-satunya gol kemenangan Italia.

Percaya dirinya berlanjut saat menghadapi AC Milan di San Siro. Tidak hanya memberikan assist kepada Icardi, Candreva juga nyaris membuat assist lain, andai saja Matias Vecino tidak menyia-nyiakan umpannya.

Sepanjang pertandingan, aksi Candreva memaksa bek kiri AC Milan, Ricardo Rodriguez bekerja mati-matian.

4. Penalti Kontroversial

Usai pertandingan, hadiah penalti yang diberikan wasit untuk Inter Milan menjadi bahan perdebatan. Pelanggaran yang dilakukan oleh Ricardo Rodriguez terhadap Danilo D’Ambrosio di kotak terlarang menyisakan pertanyaan.

Sayangnya, tayangan ulang tidak menampilkan momen itu dengan jelas. Hanya tampak sekilas Rodriguez bersentuhan dengan D’Ambrosio. Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella sendiri meyakini bahwa itu bukan pelanggaran.

“Ricardo tidak menariknya (D’Ambrosio). Dia sangat berbakat, D’Ambrosio, dan itu membuat saya marah kalah dengan cara seperti ini. Saya harap kami juga dapat hadiah penalti seperti ini di pertandingan selanjutnya,” katanya.

Mauro Icardi mencetak gol melalui titik putih ke gawang AC Milan. (AFP/Miguel Medina)

Sedangkan CEO Milan, Marco Fassone tidak mau banyak komentar soal insiden itu. Ia hanya pasrah bahwa wasit lebih tahu menilai pelanggaran itu dibanding siapapun.

5. Kebangkitan Inter Milan

Kemenangan dalam laga derby kemarin dianggap sebagai tanda kebangkitan Inter Milan setelah terpuruk selama beberapa musim terakhir. Ya, sejak ditinggal Jose Mourinho tahun 2010, Inter tidak pernah lagi bergaung, baik di Italia maupun di Eropa. Sembilan pelatih datang silih berganti, dan dipecat dalam waktu singkat.

Dengan kemenangan ini, I Nerazzuri sudah mengantongi 22 poin dari tujuh kemenangan dan satu hasil imbang dalam delapan pertandingan yang sudah dimainkan. Inter hanya terpaut dua angka dari Napoli yang meraih poin sempurna.

Kebangkitan ini tidak terlepas dari kehadiran pelatih Luciano Spalletti. Dengan pembelian pemain sederhana, pelatih berkepala plontos itu mampu membangkitkan mental para penggawa Inter Milan. Tak hanya mengalahkan AC Milan, Spalletti juga membuat Inter menumbangkan AS Roma, mantan klubnya, di Stadion Olimpico.

Inter pun punya kans besar untuk segera merebut posisi puncak dari Napoli pekan depan. Mauro Icardi dan kawan-kawan akan melawat ke Stadion Sao Paolo, markas Napoli. La Beneamata diuntungkan karena bisa beristrahat selama satu pekan, sementara Napoli harus menghadapi Manchster City di Liga Champions, Rabu (18/10/2017). (Abul Muamar)

Pemain Inter Milan menyapa suporter usai menaklukkan AC Milan. (AFP/Miguel Medina)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Inter Milan adalah klub sepak bola dari kota Milan yang bermain di Serie-A Liga Italia
    Inter Milan adalah klub sepak bola dari kota Milan yang bermain di Serie-A Liga Italia
    Inter Milan
  • Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A