Timnas Argentina di Ujung Tanduk

Timnas Argentina bakal bertemu Ekuador di laga terakhir babak kualifikasi Piala Dunia 2018.

Diterbitkan 10 Oktober 2017, 17:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Namun, Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez, menganggap beban tidak semata-mata berada di pundak Messi. Sebab menurutnya, daya magis Messi baru keluar bila mendapat dukungan dari pemain lainnya. Menurut Tabarez, Messi masiht tetaplah salah seorang pemain hebat.

"Saya tidak melihat kegagalan Messi di Timnas sebagai noda dan seharusnya tidak seperti itu. Ada banyak pemain hebat dalam sejarah sepak bola yang tidak juara Piala Dunia dan mereka tidak ternoda oleh itu, setidaknya bagi saya. Selain itu, Messi masih bermain, Anda tidak bisa tahu apa yang akan terjadi," kata Tabarez seperti dilansir Soccerway.

Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, juga sama. Dia juga masih berharap banyak terhadap pemain yang sempat memutuskan pensiun dari Timnas Argentina itu. Dia berharap, Messi mampu mengeluarkan kemampuannya seperti saat Argentina imbang 0-0 melawan Peru.

"Dia bermain sangat bagus saat bersua Peru. Penetrasi, umpan, dan daya jelajahnya luar biasa. Dia tak salah, karena rekan-rekannya akan maksimal kala bersua Ekuador," kata sang entrenador, di situs resmi Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Selasa (10/10/2017).

Harapan Kempes

Mantan pemain Argentina, Mario Kempes, berharap pasukan Jorge Sampaoli mampu melewati adangan Ekuador. Pria yang ikut memenangkan gelar Piala Dunia 1978 tersebut melihat Argetina gagal melaju ke Rusia sebagai malapetaka dalam dunia sepak bola.

"Piala Dunia tanpa Argentina dan Lionel Messi adalah malapetaka," kata Kempes kepad Super Deportivo Radio de Santa Fe seperti dilansir Soccerway.com.

"Satu-satunya yang bakalan senang bila Messi tidak pergi ke Piala Dunia, hanyalah fans Maradona. Sebab hanya dengan cara itu, mereka mengatakan dia yang terbaik," katanya.

Kempes juga membantah bila timnas Argentina demam panggung. "Saya tidak habis pikir dengan anggapan yang mengatakan mereka bermasalah dengan psikologi," katanya.

Menurut Kempes, para skuat Argentina tidak dihuni pemain minim pengalaman. Dengan demikian, mental bertanding mereka juga sudah terlatih baik saat kandang atau tandang.

"Jika Anda bilang kepada saya mereka merupakan pemain-pemain yang baru dipanggil, saya mungkin percaya mereka punya masalah psikologi berrmain," katanya.

"Tapi dalam situasi ini, tidak ada masalah mental. Ada 90 menit bagi Sampaoli untuk menunjukkan bahwa dia adalah penyelamat sejati karena semua orang mengatakan bahwa dia adalah penyelamat bagi Argentina," ujar mantan pemain dan pelatih Pelita Jaya itu.

Lantas sanggupkah Timnas Argentina lolos dari lubang jarum?

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu Krisnadefa, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan