5 Pendatang Baru Asal Amerika Latin di Serie A

Klub-klub Amerika Latin dikenal sebagai gudangnya pemain hebat. Sudah banyak pemain kelas dunia dilahirkan di sana.

Diterbitkan 23 September 2017, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ricardo Centurion

Tak hanya klub-klub besar saja yang doyan pada pemain asal Amerika Latin. Klub-klub medioker pun tak mau ketinggalan. Genoa salah satunya. Mereka merekrut Ricardo Centurion dari Sao Paolo seharga 5 juta euro.

Centurion merupakan pemain jebolan akademi Racing Club. Ini merupakan kali kedua gelandang 23 tahun itu bergabung dengan Genoa. Tahun 2013, ia pernah dipinjam Genoa dari Racing Club selama satu musim.

Januari 2015, Centurion pindah ke Sao Paolo. Namun, ia hanya setahun saja bertahan di klub Brasil itu. Tahun 2016 ia dipinjamkan ke Boca Juniors, sebelum akhirnya dijual permanen ke Genoa.

Sejauh ini, di Serie A, Centurion sudah tampil dalam dua laga, yakni saat melawan Juventus dan Lazio.

Lyanco

Jika Genoa merekrut Centurion, Torino memboyong pemain Sao Paolo lainnya, yakni Lyanco Evangelista. Bek berusia 20 tahun itu direkrut dengan nilai transfer 7 juta euro dan dikontrak hingga Juni 2022.

Lyanco merupakan pemain blasteran Brasil-Serbia. Untuk tim nasional, ia lebih memilih memperkuat Timnas Brasil. Saat ini ia tergabung dalam skuat Brasil U-20 dan sudah mengoleksi 9 caps. Meski demikian, alumnus akademi Botafogo itu sempat pula membela Timnas Serbia U-19 tahun lalu.

Sejauh ini, Lyanco baru tampil sekali di Serie A, yakni saat menghadapi Udinese di pekan kelima. Ia tampil 90 menit dalam laga yang dimenangkan Torino 3-2 itu. Sebelum itu, ia mengalami radang amandel yang membuatnya harus duduk di bangku cadangan karena pelatih Sinisa Mihajlovic tidak yakin jika harus menurunkannya.

Vitor Hugo

Fiorentina mendatangkan bek Vitor Hugo dari Palmeiras untuk menambah kekuatan di lini belakang mereka. Pemain berdarah Brasil itu dibeli dengan harga 8 juta euro.

Bergabung dengan Fiorentina merupakan pengalaman pertama bagi Hugo bermain di luar Brasil sekaligus pertama di Eropa. Sebelumnya, bek 26 tahun itu menghabiskan kariernya di kampung halaman, pindah dari satu klub ke klub lain. Tercatat, sudah tujuh klub Brasil yang ia bela sebelum gabung dengan Fiorentina. Antara lain Junior, Santo Andre, Ituano, Ceara SC, Tombense, America MG, dan Palmeiras.

Di Serie A, Hugo awalnya sempat dipercaya untuk tampil sebagai starter pada laga perdana melawan Inter Milan, yang berakhir dengan kekalahan 0-3. Ia tampil 90 menit penuh dalam laga tersebut. Namun selepas itu, pelatih Stefano Pioli tidak pernah lagi menurunkannya, kecuali saat melawan Bologna di pekan keempat, dan itupun hanya selama 12 menit. (Abul Muamar)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani Yustiawan, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan