Liputan6.com, Kuala Lumpur - Meski tak begitu mulus, perjuangan timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017 kini sudah mencapai semifinal. Target mengakhiri paceklik medali emas SEA Games pun semakin menuju kenyataan.
Ya, target timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017 adalah meraih emas. Seluruh rakyat Indonesia berharap sepak bola Indonesia kembali berjaya di ajang SEA Games setelah 26 tahun tak menjadi juara.
Tercatat, emas terakhir sepak bola Indonesia didapat pada SEA Games 1991. Untuk negara sebesar Indonesia, catatan tersebut jelas menjadi noda tersendiri. Untuk mewujudkan target tersebut, berbagai cara pun sudah ditempuh PSSI.
Langkah pertama mereka adalah merekrut Luis Milla sebagai pelatih kepala. Seperti diketahui, Milla adalah pelatih yang sudah menorehkan prestasi membanggakan. Ia adalah aktor di balik kesuksesan timnas Spanyol U-21 menjuarai Piala Eropa U-21 2011.
Langkah kedua adalah menerapkan regulasi di mana setiap tim Liga 1 2017 wajib memainkan minimal tiga pemain U-23. Meski sempat menuai banyak hujatan, terbukti regulasi tersebut memudahkan Milla memilih pemain yang dibawanya.
Sayang, saat ujian perdana tiba, timnas Indonesia U-22 gagal memenuhi ekspektasi. Timnas Indonesia U-22 gagal saat berlaga di Grup H kualifikasi Piala Asia U-23 2018, Juli 2017. Tergabung dengan Malaysia dan Thailand, skuat Garuda Muda hanya bisa finis di tempat ketiga.
Pelecut Motivasi
Selanjutnya, timnas Indonesia U-22 menjadikan Filipina sebagai korban mereka. Laga yang bergulir tepat pada 17 Agustus 2017 pukul 19:45 WIB itu diakhiri dengan kemenangan 3-0 tim Merah Putih. Septian, Muhammad Hargianto, dan Saddil Ramdani yang menyumbang gol.
Namun, laju timnas Indonesia U-22 juga sempat tersendat. Itu saat mereka hanya menang 1-0 atas Timor Leste. Selain itu, timnas Indonesia U-22 juga dirugikan dengan kartu kuning yang didapat Evan Dimas. Kartu itu membuat Evan tak bisa tampil saat menghadapi Vietnam.
Terbukti, absennya Evan membuat permainan timnas Indonesia U-22 tak memiliki pola yang pasti. Alhasil, jarang terlihat adanya permainan bola-bola pendek yang biasanya diperagakan. Kondisi itu diperparah dengan kartu merah yang didapat Hanif Sjahbandi.
Untungnya, Hansamu Yama Pranata dan kawan-kawan bisa menahan gempuran Vietnam hingga tercipta skor kacamata. Selanjutnya, timnas Indonesia U-22 memiliki kewajiban menang dengan margin tiga gol saat menghadapi Kamboja, Kamis (24/8/2017).
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316841/original/059462500_1785991327-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-06T113319.126.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8820855/original/024125800_1782912081-gedung_ditjen_pajak-1_Juli_2026.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5374238/original/008561100_1759887956-Logo_Timnas_Indonesia_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6622074/original/094372900_1779452824-20260522_180230.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314802/original/098181800_1785781500-0L5A9715.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312488/original/011321100_1785498933-HOjc3KWa8AAETia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308794/original/060788800_1785202090-timnas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308677/original/044643700_1785163072-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_21.17.33__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307005/original/086402800_1784949136-ilhan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311734/original/041456700_1785425572-jh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312507/original/055148100_1785500835-IMG-20260728-WA0012.jpg.jpeg)