4 Klub yang Sering Kehilangan Pemain Kunci

Ajax Amsterdam adalah salah satu klub yang kerap kehilangan pemain kuncinya setiap bursa transfer musim panas.

Diterbitkan 15 Agustus 2017, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Namun, ketidakmampuan Valencia untuk bersaing secara reguler dengan Real Madrid dan Barcelona mengakibatkan sejumlah pemainnnya hengkang. Seperti diketahui, Los Murcielagos punya barisan penyerang yang mumpumi, seperti David Villa, David Silva, dan Juan Mata.

Villa bergabung dengan Barcelona pada tahun 2010 dan kemudian memenangkan gelar Liga Spanyol, Liga Champions, serta sejumlah trofi lainnya. Sementara Silva yang bergabung dengan Manchester City memenangkan semua penghargaan domestik, termasuk dua gelar Liga Inggris. Sementara Mata telah memenangkan beberapa trofi bersama Chelsea, termasuk Liga Champions, dan Manchester United.

Selain itu, berapa pemain bintang terpaksa harus dijual Valencia pada 2010, antara lain Paco Alcacer (Barcelona), Andre Gomes (Barcelona), Shkodran Mustafi (Arsenal), Nicolas Otamendi (Manchester City), Jeremy Mathieu (Barcelona), Roberto Soldado (Spurs), Jordi Alba (Barcelona), Isco (Malaga), dan Adil Rami (Milan).

2. Borussia Dortmund

Borussia Dortmund bangkit dari ambang kebangkrutan untuk merebut kembali gelar Bundesliga Jerman dan kemudian menjadi finalis Liga Champions. Itu boleh dibilang sebagai salah satu cerita sepak bola paling romantis.

Gaya permainan yang luar biasa membuat Dortmund selalu menjadi perhatian setiap bursa transfer musim panas. Mereka harus kehilangan sejumlah pemain bintangnya.

Selama era Jurgen Klopp di Dortmund, pemain utama pertama yang meninggalkan klub dan bergabung dengan tim papan atas Eropa adalah Nuri Sahin. Eks kapten Dortmund itu pindah ke Real Madrid pada 2011 setelah mengantarkan klubnya menjadi juara Bundesliga.

Dua tahun kemudian, Mario Gotze membuat keputusan mengejutkan dengan memilih bergabung klub rival Dortmund, Bayern Munchen beberapa minggu sebelum kedua klub bertemu di final Liga Champions. Setelah itu, giliran Robert Lewandowski dan Mats Hummels yang mengikuti jejak Gotze.

Beberapa pemain kunci lainnya yang pernah meninggalkan Dortmund antara lain Shinji Kagawa (Manchester United), Henrikh Mkhitaryan (Manchester United), dan Ilkay Gundogan (Manchester City). Musim ini, Dortmund terancam kehilangan Ousmane Dembele yang ingin pindah ke Barcelona.

1. Benfica

Benfica, FC Porto, dan Sporting terkenal dengan performa pemain topnya, terutama dari Portugal dan Amerika Selatan. Ketiga raksasa Spanyol itu memiliki tim pemandu bakat yang jeli dalam memboyong pemain-pemain muda ke klub Portugal.

Namun, pemain-pemain pemuda berbakat itu tidak bertahan lama di Benfica, Porto, dan Sporting. Benfica, misalnya. Di bursa transfer musim panas 2017, Benfica telah menjual Ederson Moraes ke Manchester City, Victor Lindelof ke Manchester United, dan Nelson Semedo ke Barcelona.

Pada 2010, Benfica juga telah kehilangan sejumlah pemain kuncinya. Sebut saja Renato Sanches ke Bayern Munchen, Nicolas Gaitan ke Atletico Madrid, Goncalo Guedes ke PSG, Joao Cancelo dan Andre Gomes ke Valencia, Ezequiel Garay ke Zenit, serta Lazar Markovic ke Liverpool.

Sebelumnya juga ada Jan Oblak ke Atletico Madrid, Bernardo Silva ke Monaco, Nolito ke Celta Vigo, Nemanja Matic ke Chelsea, Javi Garcia ke Manchester City, Axel Witsel ke Zenit, Fabio Coentrao dan Angel di Maria ke Real Madrid, Ramires dan David Luiz ke Chelsea. *

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan