Kata Ketua Umum PSSI Soal Perubahan Regulasi U-23 di Liga 1

Perubahan regulasi pemain U-23 di Liga 1 menimbulkan pro dan kontra di kalangan peserta.

Diterbitkan 06 Juli 2017, 20:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Gianyar-- Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Edy Rahmayadi, menjelaskan alasan perubahan kewajiban menurunkan pemain U-23 di Liga 1. Aturan ini baru saja dianulir sehingga menimbulkan pro dan kontra di kalangan peserta Liga 1. 

Sebelumnya, PSSI mewajibkan setiap klub memiliki lima pemain U-23 dan memainkan tiga dari lima tersebut. Namun, peraturan itu kini ditiadakan. Bukan tanpa sebab, Edy mengaku ada alasan khusus di balik pencabutan aturan tersebut.

"Nah, ini untuk menjawab kebutuhan pemain Timnas kita. Hasilnya, mereka yang diambil oleh Coach Luis Milla adalah materi pemain U-23 seperti regulasi yang kita terapkan," kata Edy di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Kamis (6/7/2017).

Ia mengucapkan terima kasih kepada Liga 1 yang telah mengadopsi regulasi yang dibuat PSSI. Dengan begitu, tumbuh bibit-bibit baru pemain Timnas Indonesia.

"Pemain itu butuh jam terbang. Di mana mereka mengaktualisasikan diri ya, di Liga 1 itu. Di putaran kedua, mengapa regulasi itu dikembalikan seperti semula karena pemain yang kita inginkan untuk Timnas sudah ketemu," kata Edy Rahmayadi.

"Jadi regulasinya kita kembalikan seperti semula. Bukan karena ada apa-apanya, tidak. Semata-mata‎ untuk mencari bibit baru untuk komposisi Timnas Indonesia. Saya ucapkan terima kasih kepada Liga 1," tambah pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad itu.

Saksikan juga video menarik lainnya:

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Timnas Vietnam Juara Grup A dan ke Semifinal Piala AFF 2026 usai Melibas Kamboja 3-1

Dewi Divianta, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan