5 Cara Presiden Real Madrid Rayu Pemain Bintang

Presiden Real Madrid terkenal paling jago membujuk pemain bintang untuk gabung dengan Los Blancos.

Diterbitkan 25 Februari 2017, 09:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Real Madrid, Florentino Perez terkenal karena proyek Los Galacticosnya sejak tahun 2000-an lalu lalu. Dia memboyong pemain-pemain termahal di dunia untuk gabung Real Madrid.

Tak hanya boros keluarkan uang transfer, Perez juga terkenal jago membujuk. Tak aneh jika pemain sekelas Luis Figo berani berkhianat dari Barcelona menuju Real Madrid.

Padahal, ini adalah sesuatu yang tabu di dunia sepak bola Spanyol. Pemain Barcelona hijrah ke Real Madrid atau sebaliknya selalu mendapatkan kecaman dari fans.

Meski begitu, Perez tak hiraukan aspek ini. Yang paling penting, dia bisa boyong target pemain yang dibidiknya untuk Real Madrid. Namun tak semua rayuan Perez berhasil. Seperti apa strategi Perez? Berikut rinciannya seperti dirangkum Marca:

Zidane (2001)

Tak butuh waktu yang lama buat Perez untuk membuat Zinedine Zidane yang kala itu bersinar di Juventus gabung dengan Real Madrid. Dia langsung menemui Zidane di gala dinner yang dilaksanakan UEFA di Monaco pada 2001.

Saat itu, Zidane baru saja mendapatkan Ballon d'Or karena prestasinya bersama Juventus dan Timnas Prancis. Bahkan, kontrak yang didapatkan Perez sedikit nyeleneh.

Zidane dikabarkan sembunyikan kontrak lewat sapu tangan. Sejak saat itu, Zidane pun menjelma menjadi salah satu Galacticos Real Madrid.

Dia turut memberi trofi Liga Champions ke-9 buat Real Madrid pada 2001. Satu golnya di final Liga Champions membantu Real Madrid jadi juara saat kalahkan Borussia Dortmund.

Ronaldo da Lima (2002)

Real madrid bukan sekali dapatkan Ronaldo. Real Madrid terlebih dahulu dapatkan Ronaldo da Lima, bintang yang bersinar di Brasil dan Inter Milan.

Penampilan memukau Ronaldo di Piala Dunia 2002 membuat Perez tak tahan untuk memboyongnya ke Bernabeu. Segala usaha dilakukan Perez untuk dapatkan Ronaldo saat itu meski tidak mudah.

Dia harus bolak balik Milan-Madrid untuk dapatkan tanda tangan pemain berambut plontos ini. Untuk membujuk Presiden Inter Milan kala itu, Massimo Moratti, Perez rela membawa kapal pesiar mewahnya ke Formentera Italia.

Butuh 9 hari bagi Perez untuk rampungkan transfer Ronaldo. Untunglah, Ronaldo sempat hijrah ke Inter Milan dulu.

Jika tidak, dia yang sebelumnya sempat bermain di Barcelona bakal jadi bahan cemoohan fans asal Katalunya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Florentino Perez harus jatuh bangun dapatkan David Beckham pada 2003 lalu. Momen itu datang saat manajer MU, Alex Ferguson ribut dengan Beckham.Ferguson dikabarkan melemparkan sepatu ke kepala Beckham di ruang ganti. Kala itu, Perez harus bersaing dengan Barcelona yang mengincar Beckham.Namun Perez menghalau semua peminat. Dia meyakini Barcelona tak akan pernah bisa dapatkan Beckham.Beragam cara dilakukan Perez untuk dapatkan Beckham seperti membujuknya di sekolah anaknya sampai di rumahnya sendiri. Sebulan kemudian, Real Madrid dapatkan Beckham.

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan