Mencari Kambing Hitam Jadi Senjata Andalan Mourinho

Kekalahan dari City menjadi hasil buruk pertama Mourinho sebagai pelatih MU.

Diterbitkan 11 September 2016, 07:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sayangnya, Mourinho juga dikenal sebagai manajer yang memiliki banyak kebiasaan buruk. Salah satunya adalah mencari kambing hitam saat timnya menelan kekalahan. Sikap buruk itu kembali diperlihatkan usai MU kalah 1-2 dari Manchester City pada pekan keempat Liga Inggris 2016/2017 di Old Trafford, Sabtu (10/9/2016).

"Jujur, saya memiliki dua sampai tiga pemain di babak pertama yang jika saya tahu apa yang akan terjadi, saya tak akan memainkan mereka. Tapi, ini adalah sepak bola dan terkadang para pemain mengecewakan pelatih dan terkadang pula pemain memberikan kejutan besar," kata Mourinho seperti dikutip Goal.

Perkataan seperti itu bukan hal mengejutkan untuk seorang Mourinho. Ia hampir selalu mencari kambing hitam saat gagal meraih hasil yang diinginkan. Salah satu dari perkataan Mourinho yang paling dikenal adalah saat Chelsea ditahan Tottenham Hotspur 0-0 di Stamford Bridge pada 19 September 2004.

"Seperti yang kita katakan di Portugal, mereka membawa bus dan meninggalkannya di depan gawang. Saya akan lebih frustrasi jika menjadi penonton yang membayar 50 pounds untuk menonton pertandingan ini karena Tottenham datang hanya untuk bertahan."

Pemain sekaliber Cristiano Ronaldo pun sempat menjadi kambing hitam Mourinho di Madrid. Kala itu, Mourinho menuding Ronaldo sama sekali tak mau mendengarkannya dalam penerapan taktik. Tak hanya pemain, wasit pun kerap menjadi sasaran kritik Mourinho.

Cristiano Ronaldo dan Jose Mourinho saat masih berada di Real Madrid. (AFP/Pedro Armestre)

Bahkan, Mourinho sempat terseret kasus hukum akibat menjadikan fisioterapis Eva Carneiro sebagai kambing hitamnya saat Chelsea kalah 1-2 dari Leicester City pada Desember 2015. Jadi, bukan sesuatu yang mengherankan jika kali ini giliran pemain MU yang menjadi sasaran Mourinho.

Jika dilihat dari pertandingan melawan City, para pemain yang disebut Mourinho tampil mengecewakan besar kemungkinan adalah Jesse Lingard dan Henrikh Mkhitaryan. Terbukti, Mourinho menarik keduanya sebelum babak kedua dimulai.

Untuk kali ini, perkataan Mourinho yang menjadikan beberapa pemain MU sebagai kambing hitam bisa dimaafkan. Pasalnya, para pemain MU memang tampil di bawah performa.

Striker Manchester City Kelechi Iheanacho usai cetak gol ke gawang Manchester United (Reuters)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan