Kisah Duel Sengit El Clasico Persib Vs Persija di 3 Era

Persib vs Persija bakal digelar Sabtu di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Diterbitkan 14 Juli 2016, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dalam laman resminya, Bepe (sapaan akrabnya) menceritakan pertandingan berjalan sangat keras dibuktikan dari banyaknya kartu kuning yg harus keluar dari kantong wasit untuk kedua tim.

Kendati persaingan sangat panas, Bepe menceritakan para pemain Persija masih bisa menginap di dalam kota Bandung bahkan masih bisa jalan-jalan menikmati kuliner kota Kembang.

Momen lain terjadi ketika Persib harus menerima kekalahan telak 0-3 dari Persija karena kondisi Stadion Lebak Bulus penuh dengan The Jakmania. Manajemen Persib memutuskan pulang kembali ke Bandung karena khawatir dengan keselamatan para pemain. Persib dinyatakan panitia pelaksana walk-out (WO)

3

3. Era Indonesia Super League

ISL menjadi kompetisi yang sulit bagi Persija maupun Persib. Keduanya sangat sulit mencatatkan prestasi, meski Persib akhirnya berhasil juara pada gelaran ISL 2014.

Tak banyak momen spesial yang lahir pada era ini. Sebab, meratanya persaingan antartim peserta membuat Derby Klasik ini tak hanya satu-satunya yang menjadi sorotan. Meski begitu tetap ada beberapa momen yang pantas untuk dikenang. Salah satunya ketika Persija mampu menang secara dramatis 3-2 atas Persib di Stadion Si Jalak Harupat pada musim 2010-2011. 

Banyak prediksi yang menyebut pertandingan bakal berlangsung panas mengingat Persib bernafsu membalas kekalahan telak 0-3 dari Persija di Jakarta. Benar saja saling berbalas gol terjadi di laga ini. 

Persija yang masih diperkuat trio ABG (Aliyudin, Bambang dan Greg Nwokolo) unggul 2-0 lewat gol Bepe dan Oliver Makor. Shoehi Matsunaga sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 lewat tendangan penalti. Tapi Macan Kemayoran kembali menjauh lewat gol kedua Bepe. Laga berakhir dengan skor 2-3 usai Abanda Herman mencetak gol di penghujung laga.

Dalam perjalanan pulang ke Jakarta, Bambang Pamungkas sempat menuliskan cuitan di Twitter miliknya yang berbunyi: "Lapor jenderal, kota Bandung dapat kembali kami kuasai. Laporan selesai".

p>Pada 2013 lalu, aksi anarkis sempat terjadi di pertandingan ini. Kelompok suporter melempari bus pemain Persib ketika hendak keluar dari Hotel Kartika Chandra menuju stadion. Rombongan bus Maung Bandung kabur ke Tol Dalam Kota. Mereka memutuskan pulang ke Bandung dan meninggalkan pertandingan. (Penulis: Yosef Deny Pamungkas)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan