5 Hasil Pertandingan Mengejutkan dalam Sejarah Piala Eropa

Sebelum kemenangan Islandia atas Inggris, ini hasil mengejutkan dalam sejarah Piala Eropa.

Diterbitkan 28 Juni 2016, 12:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Denmark Vs Jerman Barat (Piala Eropa 1992)

Puncak kejutan pada Piala Eropa 1992 terjadi di partai final. Denmark yang tampil menggantikan Yugoslavia di Piala Eropa 1992, berhasil lolos ke final. Di partai pamungkas, Denmark harus berhadapan dengan tim kuat, Jerman Barat.

Meski demikian, Denmark ternyata tidak gentar. Buktinya, di menit 18 mereka sudah unggul setelah John Faxe Jensen bikin gol ke gawang Bodo Ilgner. Kemudian di menit 78, giliran Kim Vilfort yang membuat Ilgner harus kembali memungut bola dari gawangnya.

Denmark pun menciptakan sejarah dengan menjadi juara di Piala Eropa 1992. Keberhasilan ini membuat mereka mendapat julukan Tim Dinamit.

4. Republik Ceko Vs Italia (Piala Eropa 1996)

Tergabung di Grup C, Republik Ceko tidak diunggulkan untuk lolos. Penyebabnya, mereka berada satu grup dengan Jerman dan juga runner up Piala Dunia 1994, Italia, dan Rusia. Terlebih, di pertandingan pertama, mereka takluk 0-2 dari Jerman.

Namun keajaiban terjadi ketika mereka melawan Italia di pertandingan kedua. Satu gol Pavel Nedved dan satu dari Radek Bejbl membuat Ceko menang 2-0 atas Italia.

Di pertandingan terakhir, Republik Ceko bermain imbang 3-3 melawan Rusia. Nedved dan kawan-kawan lolos ke fase berikutnya usai unggul produktivitas gol atas Italia, yang finis di peringkat ketiga.

Sayangnya, pada partai final, Ceko kembali bertemu dengan Jerman. Lagi-lagi, mereka harus menyerah dari Der Panzer -julukan Jerman- kali ini dengan skor 2-1.

5. Yunani Vs Portugal (Piala Eropa 2004)

Deja vu Denmark di Piala Eropa 1992 terulang pada Yunani di Piala Eropa 2004. Hanya, Yunani bukan berstatus tim pengganti seperti Denmark di Piala Eropa 1992.

Status non unggulan menempatkan Yunani di pot 4 saat pengundian untuk fase grup. Mereka pun harus berjuang dengan melawan Portugal yang berstatus sebagai tuan rumah, Spanyol, dan Rusia.

Yunani berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan Portugal 2-1 di pertandingan pembuka Grup A. Tim asuhan Otto Rehhagel itu pun lolos setelah finis sebagai runner up Grup A.

Kejutan tak berhenti sampai di situ. Di babak perempat final, Yunani mengalahkan tim kuat Prancis 1-0 hingga akhirnya lolos ke final setelah mengalakan Republik Ceko di babak semifinal. Di partai puncak, Yunani kembali bertemu dengan Portugal.

Tim tuan rumah dimotori semangat balas dendam kekalahan di pertandingan fase grup. Akan tetapi, takdir Yunani untuk juara tak bisa dibendung. Gol tunggal Angelos Charisteas di menit 57 tak juga mampu dibalas Portugal.

Yunani pun keluar sebagai juara.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Luthfie Febrianto, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan