4 Pemain Ini Hengkang, Prestasi Persib Anjlok

4 pemain ini turut membawa Persib juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.

Diterbitkan 15 Juni 2016, 19:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Persib Bandung tampak kesulitan menunjukkan performa terbaik hingga pekan keenam di Torabika Soccer Championship, presented by IM3 Ooredoo. Alhasil, skuat berjulukan Maung Bandung itu terpuruk di peringkat ke-13 klasemen dengan koleksi tujuh poin hasil dari satu menang, empat imbang dan satu kekalahan.

Akibat performa minor, pelatih Persib Bandung, Dejan Antonic memilih mundur dari jabatannya sebagai pelatih. Keputusan itu tak terlepas, karena kekalahan telak 1-4 dari Bhayangkara Surabaya United, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Baca Juga

  • Belum Kapok, Pelatih Jerman Ulangi Aksi Menjijikkan Saat Latihan
  • Jadi Guru 2 Pembalap Indonesia, Ini Kata Valentino Rossi
  • Zulham Ungkap Suasana Kamar Ganti Persib Bandung
Seperti diketahui, sebelum bergulirnya Torabika Soccer Championship, presented by IM3 Ooredoo, Persib mengalami eksodus pemain pasca-menjuarai Piala Presiden. Nama-nama seperti Firman Utina, Supardi Nasir, Achmad Jufriyanto dan Makan Konate kompak hengkang dari Persib.

Firman, Supardi dan Achmad Jufriyanto bergabung ke Sriwijaya FC. Sementara Makan Konate hengkang ke klub Malaysia, T-Team. Padahal keempat pemain tersebut merupakan pilar penting Persib berjaya di sepak bola Indonesia.

Kondisi ini memaksa Persib mendatangkan beberapa pemain baru untuk mengisi tempat yang ditinggalkan pemain tersebut. Nama-nama seperti Rudolof Yanto Basna, Purwaka Yudi, Samsul Arif, Kim Jeffrey Kurniawan hingga Robertino Pugliara didaratkan ke Stadion Si Jalak Harupat.

Akan tetapi, tampaknya membangun klub dengan beberapa pemain baru memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Persib sudah menjadi contoh kasus yang paling nyata. Berikut ulasannya:

Achmad Jufriyanto

1. Achmad Jufriyanto

Jupe (sapaan akrab Achmad Jufriyanto) merupakan tandem penting bersama Vladimir Vujovic. Saat masih berduet keduanya hanya kebobolan 25 gol dari 25 pertandingan yang dijalani di Indonesia Super League 2014.

Tak hanya itu, kehebatan duet Jupe dan Vlado juga berlanjut pada gelaran Piala Presiden 2015. Tergabung di Grup A bersama Persebaya United, Persiba Balikpapan dan Martpura FC, Persib sangat digdaya dengan menyabet poin sempurna yakni sembilan poin.

Hebatnya lagi, semasa di fase grup, gawang Persib tidak satu kali pun kebobolan. Hasilnya, Persib mampu melaju ke final dan mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor akhir 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno.

Kehilangan Jupe dirasa sebagai salah faktor menurunnya perfroma Persib. Sebab, Duet Purwaka Yudi dan Vlado sejauh ini telah kebobolan enam gol dari enam pertandingan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

2. Supardi NasirSupardi yang berposisi sebagai bek kanan adalah alternatif serangan Persib melalui sayap. Supardi merupakan pemain yang piawai dalam bertahan dan juga menyerang. Umpan silangnya selalu bisa membantu para penyerang Persib untuk mencetak gol yang saat itu diisi oleh Iilja Spasojevic.Hengkangya Supardi jelas mengurangi ketajaman serangan Persib dari sektor sayap. Sebab, Dias Angga Putra atau Rudolof Yanto Basna, yang mengisi posisi bek kanan tidak memiliki kemampuan mengirimkan umpan silang sebaik Supardi.Kini bersama Sriwijaya FC, Supardi terus menunjukan performa yang konsisten. Berdasarkan statistik yang dilansir dari laman resmi Torabika Soccer Championship, presented by IM3 Ooredoo, Supardi selalu dipilih sebagai pemain utama di sektor kanan Sriwijaya.Dia juga telah menciptakan satu assist yang membuat Sriwijaya saat ini berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin.

Halaman
Show All
Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan