Yohanis Nabar, Pemuda Sentani Senjata Rahasia Sriwijaya FC

Pemain jebolan PON Papua ini menjadi tulang punggung Laskar Wong Kito.

Diterbitkan 22 Mei 2016, 17:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Persidafon merupakan klub pertamanya di ISL, namun tim Gabus Sentani harus terdegradasi pada penghujung musim. Namun Sriwijaya FC tak mau ketinggalan mencicipi bakat Nabar

Bergabung Sriwijaya FC

Saat Persidafon terdegradasi, Laskar Wong Kito datang menawarinya kontrak. Bahkan, Sriwijaya FC berani menyodorinya kontrak selama dua musim pada ISL 2013-14. Tentu, ditawari oleh juara ISL 2011-12 tak membuat Nabar membuang peluang. Namun, kiprahnya harus semusim saja di Sriwijaya lantaran berhentinya ISL pada 2015 lalu.

Namun demikian, Sriwijaya FC enggan melepasnya. Dia lantas kembali dikontrak oleh manajemen dalam beberapa turnamen dan TSC 2016 ini. Melihat dari turnamen sebelumnya, Anis memang sempat kalah bersaing dengan penyerang Sriwijaya FC. Dia beberapa kali duduk manis dibangku cadangan, menanti untuk dimasukkan pelatih.

Maklum, Sriwijaya FC diisi oleh sederet pemain senior, seperti M Ridwan, Firman Utina, hingga Ichsan Kurniawan. Namun, pemain mungil dengan determinasi, kecepatan dan daya juang tinggi ini, selalu menjadi prajurit yang seakan tak berhenti mengejar bola.

Tenaganya yang luar biasa membuat sang pemain menjadi jurus pemungkas Sriwijaya ketika mengalami kebuntuan. Puncaknya kala dia mencetak dua gol ke gawang Madura United pekan lalu.

Nabar memang tak selalu menjadi yang pertama untuk Sriwijaya FC. Namun, dia bak senjata rahasia yang ketika dilepaskan, akan meledak tak terhentikan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan