Penyakit Misterius Adang Stoner Kembali Balapan MotoGP?

Casey Stoner mulai merasakan keanehan dalam tubuhnya pada balapan di Katalunya tahun 2009.

Diterbitkan 24 Maret 2016, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tak bisa dipungkiri kalau Casey Stoner adalah seorang fenomena di ajang balap MotoGP. Salah satu pesaing terberat Valentino Rossi itu sudah dua kali menjadi juara dunia MotoGP.

Namun, kariernya di dunia balap motor paling bergengsi itu terlalu singkat. Stoner secara mengejutkan memutuskan pensiun dari MotoGP pada 2012, saat usianya masih 27 tahun.

Baca Juga

  • Cerita Rossi Patah Tulang Bahu Gara-gara Balap Motocross
  • Gabung MotoGP, KTM Kontrak Pembalap Andalan Yamaha
  • Rio Haryanto Jadi Pembalap F1 Paling Populer di GP Australia

Stoner disebut-sebut memutuskan pensiun karena sebuah penyakit misterius. Namun, pria yang kini berusia 30 tahun itu sudah mulai merasakan keanehan pada tubuhnya sejak 2009.

Pada 14 Juni 2009, MotoGP berlangsung di Catalunya, Barcelona, Spanyol. Stoner yang mengendarai Ducati berhasil finis di posisi ketiga, dia kalah dari dua Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Ketika memarkir motornya usai balapan, wajah Stoner pucat, dia tak mengeluarkan sepatah kata kepada rekan-rekannya di Ducati. Pria asal Italia itu menundukkan kepalanya, tak ada yang tahu apa yang dialami oleh Stoner.

Casey Stoner menderita intoleransi laktosa.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di ruang tunggu saat mau naik ke podium, Stoner hanya duduk dengan tatapan kosong. Tim teknis Ducati menanyakan apa yang terjadi padanya, Stoner tak menjawab. "Lebih baik bagi saya menarik diri dan menyelesaikan masalah. Kami lalu mencari apa yang salah pada tubuh saya," kata Stoner.Setelah tim medis membawanya ke rumah sakit terdekat, Stoner dinyatakan terkena intoleransi laktosa. Penyakit ini diakibatkan karena enzim yang diperlukan untuk mencerna laktosa tidak diproduksi dalam masa dewasa. Intoleransi laktosa juga bisa membuat Stoner kehilangan energi secara mendadak.Penyakit tersebut membuat Stoner sempat tidak ikut balapan dalam tiga seri pada 2009. Dia berusaha menyembuhkan penyakitnya itu, tapi tak berhasil. Stoner pun memilih untuk mengakhiri kariernya tiga tahun setelah divonis terkena intoleransi laktosa."Jujur saja pada tahun 2009 saya bisa membuka mata dengan lebar. Sampai saat ini semua orang masih berpikir kalau itu merupakan penyakit misterius. Faktanya tak ada seorang pun yang memahami kalau saya terjangkit intoleransi laktosa," kata Stoner.

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan