Deretan "Tukang Jagal" Siap Beraksi di Piala Presiden 2015

Para striker di Piala Presiden 2015 wajib waspada dengan keganasan mereka di lini belakang.

Diterbitkan 30 Agustus 2015, 07:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Muhammad Roby

Nama Muhammad Roby merupakan langganan dipanggil untuk membela Timnas Indonesia sejak 2010. Bek tengah adalah posisi utamanya, tapi Roby juga tidak kalah bagus saat diturunkan sebagai full-back.

Pusamania Borneo FC (PBFC) beruntung mendapatkan jasanya untuk Piala Presiden 2015. Setidaknya, lini belakang PBFC mendapatkan kualitas yang bagus. Keunggulan Roby adalah penempatan posisinya dalam bertahan.

Hal itu terbukti dari statistik intersepnya sebanyak 5,2 per pertandingan di Indonesia Super League 2014, angka yang tergolong tinggi untuk bek lokal. Persentase sukses mengambil bola dari lawan, baik langsung dari kaki lawan atau memotong umpan lawan Roby mencapai 80 persen, yang terbaik di antara bek lokal lainnya.

Achmad Jufriyanto

Permainan Achmad Jufriyanto sebagai bek tengah tergolong konsisten bersama Persib Bandung. Kendati secara statistik individu di Indonesia Super League (ISL) 2014, dia kalah bagus dengan Fabiano dan M. Roby, keunggulan pemain yang akrab disapa Jupe ini adalah mampu tampil solid.

Selama ISL 2014, pemain yang sering mengenakan nomor punggung 13 ini mencatat 1,2 tekel sukses, 3,5 sapuan, dan 3 intersep per laga. Tapi, pada ISL 2013, Jupe tercatat sebagai pemain dengan jumlah kartu kuning terbanyak, yakni 13 kartu kuning. Namun, pada ISL 2014, Jupe hanya mengoleksi 4 kartu kuning.  

Permainannya yang semakin matang membuat Persib akan terus mengandalkannya untuk ajang Piala Presiden 2015. Para penyerang lawan harus bekerja ekstra keras kala tim mereka berhadapan dengan Persib di Piala Presiden.

Hamka Hamzah

Pengalaman akan menjadi poin berharga dari keikutsertaan Hamka Hamzah di Piala Presiden 2015. Pusamania Borneo FC (PBFC) klub yang dipilihnya untuk mengikuti ajang tersebut. Hamka menambah kokohnya lini belakang PBFC, karena sudah ada nama Muhammad Roby.  

Duet Hamka dan Roby di lini belakang dengan akan mengingatkan kita pada Timnas Indonesia, di mana keduanya pernah sama-sama di sana. Hamka punya karakter kepemimpinan di lini belakang, tapi emosinya perlu dijaga.

Momen Piala Presiden juga bisa dijadikan oleh Hamka untuk membuktikan diri masih punya kualitas, setelah gagal membawa klubnya di Malaysia, PKNS FC, tampil gemilang di kompetisi lokal. Terlebih, PBFC juga akan diperkuat sejumlah nama beken di persepakbolaan tanah air. (Win/Vid)

Baca Juga:

Mengenal Lebih Dekat Pebasket Cantik Hanum Fasya

Malam Indah Rooney, Mimpi Buruk Chicharito

Bintang Baru MU Melempem, Ozil Membela

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan