9 Pembelian Murah Manchester United Namun Jadi Superstar

Kekayaan klub berjuluk Setan Merah itu menembus US$ 1,2 miliar atau setara dengan 16 triliun.

Diterbitkan 29 Juni 2015, 17:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ronny Johnsen

Ronny Johnsen

Akhir musim 1995-96, bek andalan MU, Steve Bruce meninggalkan Old Trafford. Sebagai gantinya, Ferguson mendatangkan Ronny Johnsen dari Besiktas.

Untuk mendapatkan Johnsen, MU harus bersaing dengan Tottenham Hotspur. Namun Setan Merah lebih beruntung karena Spurs tidak mempunyai banyak uang untuk mendapatkannya. MU pun mendapatkan Johnsen dengan harga 1,2 juta pound.

Pria asal Norwegia itu memang banyak dibekap cedera, tapi Johnsen juga punya peran besar ketika membantu MU memenangkan treble winners pada musim 1998-99.

Eric Cantona

Eric Cantona

Tahun 1992, MU gagal mendapatkan striker incarannya, David Hirst, padahal sudah mengajukan tawaran yang lebih tinggi. Kegagalan itu menjadi pertanda baik bagi Setan Merah.

Sebab, mereka berhasil mendapatkan Eric Cantona dari Leeds United dengan harga yang sangat murah, yakni 1,2 juta pound pada tanggal 21 November 1992.

Lima musim di Old Trafford, Cantona sangat dipuja fans. Dia berhasil mempersembahkan empat gelar Liga Premier Inggris dan 2 piala FA Cup.

Peter Schmeichel

Peter Schmeichel

Agustus 1991, Peter Schmeichel menjadi pemain paling lama yang didatangkan MU. Ada talik ulur antara MU dan klub Schmeichel, Brondby, kedua tim itu kesulitan menemui harga kiper berkebangsaan Denmark tersebut.

Ketika hal itu terjadi, pelatih kiper Alan Hodgkinson mengucapkan sebuah kalimat ajaib kepada Ferguson agar mau memenuhi harga yang diminta Brondby. "Pemain kelas dunia akan memenangkan Liga Premier untuk Anda," ucap Alan.

Kalimat tersebut membuat Ferguson menyetujui permintaan Brondby. Schemeichel pun bergabung dengan Setan Merah dengan mahar 505 ribu pound.

Ucapan Alan tidak sembarangan. Delapan musim di Old Trafford, pria yang kini berusia 51 tahun tersebut berhasil mempersembahkan 5 trofi Liga Premier Inggris, 3 gelar FA Cup, dan 1 piala Liga Champions.

Andrei Kanchelskis

Andrei Kanchelskis

Di zamannya, Andrei Kanchelskis merupakan winger terbaik di kawasan Eropa Timur. Mantan winger Timnas Rusia itu bergabung dengan Manchester Merah pada Maret 1991 dari Shakhtar Donetsk dengan harga 650 ribu pound.

Dia sangat cepat beradaptasi dengan gaya permainan MU. Bahkan, dia mencuri hati fans MU dengan sangat mudah. Hal yang diingat dari Kanchelskis adalah mencetak tiga gol dalam derby Manchester tahun 1994.

Tahun 1995, dia memutuskan bergabung dengan Everton. MU pun untung 8 kali lipat dari hasil penjualan pria yang kini berusia 46 tahun tersebut.

Denis Irwin

Denis Irwin

Juni 1990, tak bisa dipercaya, Oldham Athletic melepas bek tengah andalannya, Denis Irwin, kepada MU dengan mahar 625 ribu pound. Padalah, Irwin membantu Oldham menghancurkan MU di babak semifinal FA Cup tahun 1990.

Selama 12 musim bersama Setan Merah, Irwin tampil sebanyak 529 pertandingan dan mencetak 52 gol. Pria yang kini berusia 49 tahun tersebut mempersembahkan 7 gelar Liga Premier Inggris.

Lee Sharpe

Lee Sharpe

Lee Sharpe bergabung dengan MU pada Juni 1988 dengan harga 185 ribu pound. Demi mendapatkan Sharpe, Ferguson menjalin kesepakatan dengan bos Torquay United, Cryl Knowles, di dalam mobilnya.

Kesepakatan itu berbunyi, Sharpe bisa kembali ke Torquay United di penghujung musim 1988-89. Namun, winger yang kini berusia 44 tahun tersebut memilih bertahan di Old Trafford Stadium hingga tahun 1996. (Cak/Ary)

Baca juga:

6 Musim di Real Madrid, Ronaldo Jadi Pemain Malas

Eks Striker MU Akui Kariernya Lambat Berkembang di Arsenal

3 Formasi Andalan Manchester United Cocok dengan Legenda Muenchen

9 Transfer Mengejutkan MU Sepanjang Masa

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan