5 Skandal Suap yang Hebohkan Sepak Bola Indonesia

Banyak skandal suap yang terjadi di sepak bola Indonesia sejak 1960, 5 kasus ini paling heboh.

Diterbitkan 08 April 2015, 21:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3

3. Suap Merdeka Games (1978)

Kiper tim nasional, Ronny Pasla, dilarang bertanding lima tahun karena menerima suap pada ajang Merdeka Games di Kuala Lumpur, Malaysia. Pasla saat itu berusia 30 tahun. Karier 10 tahun di timnas seakan berakhir semenjak kasus tersebut.

Selama menjalani masa hukuman tersebut, ia tidak diperkenankan untuk memperkuat klub dan timnas. Selain Pasla,, PSSI juga mememberi sanksi untuk Suaeb Rizal, Timo Kapisa, dan Robby Binur untuk kasus serupa.

Hanya saja hukuman untuk mereka lebih ringan. Mereka cuma diskors selama 2 tahun dengan masa percobaan 1 tahun. Namun mereka masih boleh memperkuat klub dan timnas. Sedangkan Iswadi Idris dan Oyong Liza diberi sanksi satu tahun.

4

4. Skandal Pra Olimpiade (1987)

Kembali skandal suap terjadi di timnas Indonesia. 4 pemain yaitu Noach Maryen, Elly Idris, Bambang Nurdiansyah dan Louis Mahodim dituding menerima suap saat babak penyisihan Pra Olimpiade di Singapura dan Tokyo. Keempat pemain ini diberi sanksi tiga tahun larangan bermain.

Tak hanya menanggung malu karena kalah 0-2 dari Singapura dan 0-3 dari Jepang,  tapi timnas kala itu diduga terima suap. Pelatih timnas kala itu Berce Matulapelwa marah besar dengan perilaku pemain-pemainnya yang bermain tanpa semangat.

5

5. Skandal SEA Games (1998)

Skandal di tahun ini tak kurang hebohnya dibandingkan skandal-skandal suap yang lain.Wakil Ketua Komisi Wasit PSSI Djafar Umar dan 40 wasit lain terbukti menerima suap. Ia dilarang aktif di sepak bola selama 20 tahun. Tapi pada 2003 mendapatkan pengampunan dari ketua umum PSSI, Agum Gumelar.

Kala itu Djafar Umar, wasit terbaik yang pernah dimiliki Indonesia memaksa kepada wasit yang memimpin laga sepak bola SEA Games untuk menyetor uang hingga 1.000 USD kepada dirinya.Wasit yang sudah beberapa kali memimpin pertandingan kelas dunia ini harus menerima kenyataan dicopot dari posisinya serta dicabut lisensi perwasitan yang dikeluarkan FIFA.

Tak hanya kasus tersebut, Djafar juga pernah divonis hukuman seumur hidup karena dugaan suap yang diapungkan manajer Persikab Kabupaten Bandung, Endang Sobarna.

Baca Juga:

James Kembali, Isco Jadi Cadangan?

Johan Ibo Diduga Suap 3 Pemain Pusamania Borneo

Ada "Djanur" di Pelatnas Silat TMII

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan