3 Alasan Konate Juga Pantas Rebut Pemain Terbaik ISL 2014

Pemain yang didatangkan dari Barito Putera itu menunjukkan kelas sebagai motor serangan nomor wahid di kasta kompetisi tertinggi di Indones

Diterbitkan 24 Februari 2015, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selama kompertisi ISL 2014 bergulir, Konate tercatat berhasil melakukan 67 intersep dan 62 tekel. Gaya bermain Konaté ini merepresentasikan filosofi sepak bola modern. Dia merupakan ‘Nomor 10’ modern dengan tipikal pekerja keras dan mobilitas yang tinggi di lapangan.

Terlihat kontras bila dibandingan dengan "Nomor 10" klasik yang berperan sebagai playmaker bertipikal flamboyan seperti Gustavo Lopez atau Robertino Pugliara, yang hanya mengedepankan umpan dan kreativitas namun tidak banyak memberikan manuver dalam pergerakan, cenderung statis di depan serta jarang turun untuk membantu pertahanan.

Klik halaman selanjutnya>>

Grafis

Sepak bola modern memang menuntut seluruh pemain pada sebuah tim tidak hanya berperan dalam bertahan atau menyerang saja. Memiliki peran dan kontribusi sama baiknya ketika bertahan dan menyerang dalam sebuah unit secara kolektif, menjadi nilai tambah dalam sepakbola di era modern. Dengan kualitas yang dimiliki, Konate bisa dijadikan contoh bagi pemain lokal Indonesia.

http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/816599/original/050039700_1424768379-Pemain_Terbaik-01.jpg

(Rejdo/Adhitya Warman)

Baca Juga:

Pellegrini: City Tahun Ini akan Berbeda

Rekor Menyedihkan Pellegrini vs Barcelona

Nasri Kemampuan Neymar Biasa Saja!

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan