Profil Tim ISL 2015: Nil Maizar dan Janji di Semen Padang

Semen Padang kembali ditukangi Nil Maizar. Jafri Sastra yang mengantarkan tim menembus babak 8 besar ISL musim lalu dipecat saat pra musim.

Diterbitkan 15 Februari 2015, 11:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu klub terbesar di Sumatera, Semen Padang, tengah berjuang mengembalikan kejayaannya di ajang Indonesia Super League 2015. Pasalnya sejak bergulir ISL pada tahun 2008, Semen Padang belum berhasil meraih gelar tersebut.

Tim berjuluk Kabau Sirah ini sempat merajai Piala Galatama pada tahun 1992 silam. Sejak itu mereka tidak berhasil memenangkan trofi apa-apa lagi hingga saat ini. Hingga Semen Padang mampu menduduki peringkat 4 ISL musim 2010-11, namun di musim berikutnya mereka berbelok ke Liga Primer Indonesia, liga tandingan PSSI dan ISL.

Sebenarnya kiprah Semen Padang pada musim 2011-12 cukup menarik. Mereka berhasil memimpin klasemen Liga Premier Indonesia yang hanya bergulir selama setengah musim akibat masalah dualisme kompetisi dan PSSI.

Tim yang disokong penuh oleh industri semen nasional itu pun menjadi satu-satunya klub yang memegang trofi IPL. Pasalnya, kompetisi tersebut sudah dibubarkan PSSI sesuai keputusan Kongres 2013 lalu. Gelar juara Semen Padang di tahun tersebut serasa tak berarti. 

Musim 2014, Semen Padang di bawah asuhan Jafri Sastra berhasil menembus babak delapan besar ISL. Akan tetapi mereka tidak berhasil mencapai babak semifinal akibat tersingkir di delapan besar.

Keberhasilan Semen Padang menembus babak delapan besar ISL 2014 menimbulkan kekaguman tersendiri. Pasalnya saat itu Semen Padang tidak diperkuat banyak bintang, berbeda dengan tim ISL lainnya.

Meski tidak banyak bongkar pasang pemain, Semen Padang justru tidak stabil di ajang pra musim. Mereka gagal total di dua turnamen pra musim, Piala Gubernur dan SCM Cup. Akibatnya, sang nahkoda, Jafri Sastra harus melepas jabatannya dan digantikan oleh Nil Maizar.

DATA KLUB

Nama Lengkap: Semen Padang FC
Julukan: Kabau Sirah
Didirikan: 1980
Stadion: Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat
Kapasitas: 20.000
Manajer: Asdian
Pelatih: Nil Maizar
Asisten Pelatih: Delfi Adri

Prestasi

Piala Galatama: 1992
Indonesia Premier League: 2011-12

Profil pelatih

Nil Maizar

Nama Nil Maizar mungkin sudah tak asing lagi di kalangan pecinta sepak bola Indonesia, terlebih bagi para fans Semen Padang. Ya, pelatih kelahiran Sumatera Barat ini memang lekat dengan klub berjuluk Kabau Sirah tersebut.

Ketika masih menjadi pemain di era 90an, Nil Maizar adalah sosok bek tangguh di lini belakang Semen Padang. Berkat penampilan apiknya, ia dipercaya memperkuat tim nasional Indonesia saat itu. Memang kata orang 'jodoh tidak kemana', Nil kembali menjadi bagian tim Kabau Sirah saat ia memulai karier kepelatihannya. Niil mengawali karier kepelatihannya dengan menukangi tim Semen Padang U-21 pada 2000.

Tahun 2004, Nil 'naik pangkat' menjadi asisten pelatih tim Semen Padang senior. Namun kiprahnya mulai terdengar pada tahun 2009 saat berduet dengan pelatih kepala, Arcan Iurie saat masih berkompetisi di Divisi Utama. Keduanya sukses membawa Kabau Sirah lolos ke Liga Super Indonesia 2010/2011.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Akan tetapi pihak manajemen Semen Padang justru tidak memperpanjang kontrak Arcan Iurie saat mereka berhasil masuk ke Liga Super Indonesia. Akhirnya, Nil diangkat sebagai pelatih kepala saat itu. Menariknya, meskipun ini musim perdananya melatih Semen Padang di ISL, Nil berhasil membawa klub itu berada di posisi empat klasemen. Namun musim berikutnya, Nil dihadapkan dengan masalah dualisme Liga Indonesia. Tim Kabau Sirah memutuskan untuk masuk ke Liga Primer Indonesia saat itu, namun baru beberapa bulan, Nil ditarik PSSI untuk menukangi Timnas Indonesia. Posisinya di Semen Padang digantikan oleh Direktur Teknik, Suhatman Imam. Ketika itu Nil berjanji akan kembali menukangi Semen Padang jika masa baktinya pada negara sudah selesai. Menjadi pelatih Timnas di era dualisme semakin menyulitkan posisi Nil. Sulitnya mencari pemain menjadi salah satu faktornya. Akibatnya Nil terdepak dari kursi kepelatihan Timnas dan mencoba peruntungan di jalur politik. Namun siapa sangka? Nil akhirnya meninggalkan dunia politik dan kembali menekuni sepak bola. Tahun 2015, pelatih asal Payakumbuh ini kembali berjodoh dengan tim Kabau Sirah. Pihak manajemen menunjuknya untuk menggantikan Jafri Sastra yang dinilai mengecewakan saat turnamen pra musim. "Saya ingin berbuat yang terbaik untuk Semen Padang karena ini tempat saya tumbuh dan dibesarkan," ungkap Nil Maizar."Apresiasi saya sangat besar untuk pelatih sebelumnya (Jafri Sastra), di beberapa sisi saya juga harus melanjutkan tugas yang pernah diembannya dan bekerja keras untuk membawa tim ini ke performa terbaik," tutupnya. BIODATA PELATIHNama Lengkap: Nil MaizarTempat Tanggal Lahir: Payakumbuh, 2 Januari 1970Tinggi: 168 cmPosisi Bermain: BekKarier SeniorTahun Tim1990-Sparta Prague         1992-1997 Semen Padang         1997-1999 PSP Padang         Tim Nasional1991 Indonesia U-23         1987-1991 Indonesia B         1990 Indonesia         Karier Pelatih2000-2003 Semen Padang U-212005-2010 Semen Padang (assistant)2010-2012 Semen Padang2012-2013 Indonesia2014 Putra Samarinda F.C.2015 Semen Padang

Halaman
Show All
Antonius Hermanto, Rejdo PrahanandaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan