6 Pesepak Bola yang Banting Setir Jadi Politisi

Kendati demikian, tak sedikit pula para pesepak bola justru memutuskan banting setir menjadi politisi dibandingkan berbisnis.

Diterbitkan 30 Januari 2015, 19:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3

3. Eric Cantona

Pemain bernama lengkap Éric Daniel Pierre Cantona merupakan bagian dari tim Manchester United kala meraih treble winner pada tahun 1999. Ia merupakan salah satu aktivis sebelum memutuskan menjadi seorang politisi di Prancis.

Kiprah Cantona bermula ketia ia menyerukan revolusi sosial terhadap bank dan juga mendorong nasabah sebuah bank ritel besar untuk menarik semua uang mereka pada tanggal 7 Desember 2010 saat Prancis terlilit krisis keuangan global. Aksi ini kemudian menjadi dasar kampanye online untuk menyerukan perbankan di Prancis.

Pada bulan Januari 2012, Cantona sempat mencoba untuk mengumpulkan 500 tanda tangan dari pejabat terpilih untuk mengajukan diri menjadi calon presiden Prancis.

Lalu pada bulan Juni 2012, Cantona menandatangani petisi untuk pembebasan pesepak bola Palestina, Mahmoud Sarsak yang dipenjarakan oleh Israel sejak Juli 2009.

4

4. Davor Suker

Davor Suker merupakan pahlawan sepak bola Kroasia saat meraih peringkat ketiga di Piala Dunia 1998. Rasa Cinta Suker terhadap sepak bola di negaranya tampaknya tak pernah luntur meski telah memutuskan gantung sepatu pada tahun 2003.

Ia sukses terpilih sebagai Ketua Croatian Football Federation pada tahun 2012-hingga kini.

5

5. Dejan Savićević

Savicevic merupakan mantan pemain AC di era 1990-an. Ia sempat memberikan tiga gelar Serie A untuk I Rossonerri (1992–93, 1993–94, 1995–96.). Setelah memutuskan pensiun pada 2001 dari dunia sepak, Savicevic memutuskan terjun ke dunia politik.

Langkah itu terbukti tepat, pasalnya satu tahun usai memutuskan gantung sepatu, ia terpilih sebagai President of the Football Association of Montenegro (FSCG). Pada tahun 2009, ia kembali terpilih sebagai Presiden sepak bola Montenegro dan akan menjabat selama empat tahun kedepan.

6

6. Francesco Totti

Totti memang belum memutuskan pensiun dari dunia sepak bola. Pria berusia 38 tahun ini juga tak pernah dekat dengan dunia politik. Namun, pada pemilihan Presiden Italia 2015, ia ternyata dicalonkan sebagai bakal calon Presiden Italia.

Posisi presiden Italia saat ini memang sedang kosong pasca mundurnya Presiden Italia, Giorgio Napolitano karena alasan kesehatan pada Januari 2015. Anehnya, saat sedang diadakan voting untuk menentukan bakal calon Presiden yang baru, nama Totti masuk dan sukses meraih lima suara.

Akan tetapi, suara tersebut dibatalkan dan Totti tak bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya karena Totti belum berusia 50 tahun keatas.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yosef Deny Pamungkas, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan