Rodgers: Liverpool Tak Bisa Terus Bergantung Pada Gerrard

Liverpool hanya bermain imbang 0-0 lawan Sunderland di laga terakhirnya.

Diterbitkan 07 Desember 2014, 14:02 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Liverpool - Manajer Liverpool, Brendan Rodgers kecewa dengan penampilan anak asuhnya yang hanya bermain imbang 0-0 lawan Sunderland, Sabtu (6/12/2014). Menurutnya, para pemain Liverpool terlalu bergantung pada permainan Steven Gerrard.

Ya, dalam laga itu Gerrard hanya bermain dalam 23 menit sebelum laga usai. Rodgers memilih untuk menyimpannya demi laga krusial di Liga Champions melawan Basel, Selasa (9/12/2014).

"Kita tidak bisa terus bergantung pada Gerrard. Talenta Gerrard memang luar biasa, tapi seluruh tim juga harus memberikan kontribusi yang sama," ujar Rodgers seperti dilansir London Evening Standard.

"Memang sangat sulit untuk menggantikan perannya. Namun bukan berarti di setiap laga kami mengandalkannya," ujarnya menambahkan.

Mantan manajer Swansea City itu memastikan Gerrard akan tetap dimainkan  dalam laga lawan Basel. Meski kondisi pemain berusia 34 tahun itu rentan cedera mengingat padatnya jadwal.

"Bulan ini sangat besar bagi tim. Tugas saya adalah mengatur jadwal Gerrard, dan itu tak masalah. Yang pasti dia akan bermain Selasa nanti," kata Rodgers.

Baca Juga:

Ancelotti Beberkan Rencana Transfer Musim Dingin Madrid

"Imbang Lawan Fiorentina Sebuah Kemunduran"

Kisah CLBK Ala Persija Jakarta

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Manchester United Serius Kejar Pemain Como, Penghalangnya Cukup Berat

  • Steven Gerrard adalah eks pemain sepak bola yang pernah membela beberapa klub. Kini, ia menjadi seorang pelatih di Aston Villa
    Steven Gerrard adalah eks pemain sepak bola yang pernah membela beberapa klub. Kini, ia menjadi seorang pelatih di Aston Villa
    Steven Gerrard
  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool
  • Brendan Rodgers